Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

617 Tuhan Diam-diam Mengamati Perkataan dan Perbuatan Manusia

1 Saat Kukaruniakan kelimpahan-Ku kepada manusia, dia tidak menghargainya baik-baik, malah membuangnya begitu saja ke tempat di mana orang tidak akan memperhatikannya. Saat hari-Ku menghampiri manusia, dia tak akan lagi bisa mendapati kelimpahan-Ku atau menemukan kata-kata kebenaran yang pahit yang sudah Kuucapkan kepadanya dahulu. Dia akan meratap dan menangis, sebab dia sudah kehilangan terang yang berkilau itu dan jatuh ke dalam kegelapan. Apa yang engkau semua lihat hari ini hanyalah pedang mulut-Ku yang tajam. Engkau belum melihat cambuk di tangan-Ku atau api yang Kupakai untuk menghanguskan manusia, dan itulah mengapa engkau semua masih tetap angkuh dan seenaknya di hadirat-Ku. Itulah mengapa engkau masih menantang-Ku di rumah-Ku, berbantah dengan lidah manusia tentang apa yang sudah Kuucapkan dengan mulut-Ku.

2 Manusia tidak takut terhadap-Ku, dan meskipun dia terus saja bermusuhan dengan-Ku hingga saat ini, dia masih tidak merasa takut sama sekali. Engkau memiliki lidah dan gigi pendosa di mulutmu. Perkataan dan perbuatanmu seperti perkataan dan perbuatan si ular yang menggoda Hawa hingga jatuh dalam dosa. Terhadap satu sama lain engkau menuntut mata ganti mata dan gigi ganti gigi, dan engkau bergumul di hadirat-Ku untuk memperebutkan kedudukan, kemasyhuran, dan keuntungan diri sendiri, tetapi engkau tidak sadar bahwa diam-diam Aku mengawasi kata-kata dan perbuatanmu. Bahkan sebelum engkau semua datang ke hadirat-Ku pun, Aku sudah mengetahui apa yang ada di dasar hatimu.

3 Manusia selalu berharap untuk dapat lolos dari cengkeraman tangan-Ku dan menghindar dari pengamatan mata-Ku, tetapi kata-kata dan perbuatannya tak pernah luput dari-Ku. Justru, Aku sengaja membiarkan kata-kata dan perbuatan itu tertangkap mata-Ku, sehingga Aku bisa menghajar kefasikan manusia dan menjatuhkan penghakiman atas pemberontakannya. Demikianlah, kata-kata dan perbuatan manusia yang terselubung selalu tampak di hadapan penghakiman-Ku, dan kursi penghakiman-Ku tak pernah meninggalkan manusia, sebab pemberontakannya sudah melampaui batas. Pekerjaan-Ku ialah membakar dan menyucikan segala perkataan dan perbuatan manusia yang terucap dan dilakukan di hadirat Roh-Ku. Dengan cara ini, saat Aku meninggalkan bumi, manusia akan tetap sanggup mempertahankan kesetiaan mereka kepada-Ku, dan masih akan melayani-Ku sebagai para pelayan-Ku yang kudus yang melaksanakan pekerjaan-Ku, membuat pekerjaan-Ku di bumi bisa terus berlanjut sampai kesudahannya.

Diadaptasi dari "Pekerjaan Menyebarkan Injil Juga Merupakan Pekerjaan Menyelamatkan Manusia"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Siapa yang Selaras Dengan Tuhan

Selanjutnya:Akibat Menganggap Remeh Imanmu

media terkait