Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

21 Jalan Tuhan Tak Terselami

Kecepatan

21 Jalan Tuhan Tak Terselami

I

Kami lihat kemegahan-Mu menjulang tinggi di sorga.

Tak b'rani menghadap-Mu tanpa hormat.

Siapa tahu kehendak-Mu, siapa tahan murka-Mu?

Siapa ingin lihat kemegahan-Mu datang?

Ini kami, dibuai tangan-Mu,

nikmati kasih-Mu yang s'perti ibu,

biar murka-Mu menakutkan.

Oh, Kau ibu yang kami puja

bapa terhormat, tercinta.

Kami sembunyi, tapi tak b'rani jauh.

Dan oh, kami rasa Kau dekat di hati,

kami rasa Kau dekat.

Kami t'lah sadari Kau tak terselami.

Oh, kami menghormati-Mu dari jauh.

Oh, hanya bisa hormati-Mu dari jauh.

II

Kami cinta tapi takut pada-Mu,

perkataan kami s'dikit.

Bagaimana kami ungkapkan perasaan?

Kami hanya bisa datang dengan tangan kosong,

memohon pada-Mu s'perti anak kecil.

Kau b'ri yang kami perlu, apa pun itu.

Pujian tanpa henti meluap dari hati.

Oh, Kau t'lah b'rikan semua, tanpa syarat dan keluh.

Kami tak melihat-Mu, tapi dapatkan-Mu.

Oh, banyak ketidaksucian di dalam kami,

tapi Kau t'lah dapati kami seutuhnya.

Oh, mungkinkah mata fana bisa melihat,

oh, keb'naran yang Kau sempurnakan?

III

Sejak dulu, semuanya,

terlihat oleh mata-Mu.

Kami terdiam, tiada yang sebanding dengan-Mu.

Firman-Mu terus mengalir tiada berakhir.

Dan kekayaan-Mu tak terbilang.

Tiada kata ‘tuk lukiskan keindahan-Mu.

Tiada kata ‘tuk lukiskan lemah lembut-Mu.

Oh, sesaat Kau jauh tapi kemudian di tengah kami,

kau jauh, lalu dekat, jauh, dekat.

Oh, tak seorang pun lihat jejak, dan bayangan-Mu.

Hanya ingatan gembira yang tinggal.

Oh, termanis terasa terus-menerus.

Oh, manis hadirat-Mu yang t'rus terasa.

IV

Kau jangkau surga, bumi,

siapa tahu cakupan perbuatan-Mu?

Kami adalah sebutir pasir,

diam menunggu pengaturan-Mu.

Seperti semut,

kami tak s'banding Kau yang ditinggikan.

Oh, Kau sempurnakan kami, penuh dengan kasih.

Dalam b'las kasi'an-Mu ada keb'naran-Mu, oh,

oh, tersembunyi dalam kemegahan kudus-Mu,

dalam kasih-Mu dan perbuatan-Mu.

Oh, siapa dapat hitung perbuatan-Mu?

Oh, perbuatan-Mu tiada terhitung.

Oh, siapa dapat hitung perbuatan-Mu?

Oh, perbuatan-Mu tiada terhitung.

Sebelumnya:Kita Berkumpul Bersama di Gereja

Selanjutnya:Bagaimana Mendapatkan Kembali Keselamatan yang Hilang