Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Tuhan Menyempurnakan Mereka yang Berkenan di Hati-Nya

Saat ini Tuhan ingin mendapatkan sekelompok orang—mereka adalah orang-orang yang berusaha untuk bekerja sama dengan-Nya, yang mampu mengikuti pekerjaan-Nya, yang percaya bahwa firman Tuhan adalah benar, dan mampu melakukan tuntutan Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang memiliki pemahaman yang benar dalam hati mereka. Mereka adalah orang-orang yang dapat disempurnakan, dan mereka pasti berjalan di jalan penyempurnaan. Mereka yang tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang pekerjaan Tuhan, yang tidak makan dan minum firman Tuhan, yang tidak memberikan perhatian kepada firman-Nya, dan yang tidak memiliki kasih bagi Tuhan dalam hatinya—orang-orang seperti ini tidak dapat disempurnakan. Mereka yang meragukan Tuhan yang menjadi manusia, yang terus meragukan Dia, yang tidak pernah menanggapi serius firman-Nya, dan yang selalu memperdayai-Nya, mereka menolak Tuhan dan merupakan pengikut Iblis—orang-orang seperti itu tidak mungkin disempurnakan.

Jika engkau ingin disempurnakan, pertama-tama engkau harus berkenan di hadapan Tuhan karena Dia menyempurnakan mereka yang berkenan di hati-Nya dan yang menyenangkan hati-Nya. Jika engkau ingin menyenangkan hati Tuhan, engkau harus memiliki hati yang menaati pekerjaan-Nya, engkau harus berusaha untuk mengejar kebenaran, dan engkau harus menerima tinjauan Tuhan dalam segala hal. Sudahkah semua yang engkau lakukan mengalami tinjauan Tuhan? Apakah niatmu benar? Jika niatmu benar, Tuhan akan menyetujuinya; jika niatmu tidak benar, ini menunjukkan bahwa yang hatimu kasihi bukanlah Tuhan, melainkan kedagingan dan Iblis. Karena itu, engkau harus menerima tinjauan Tuhan dalam segala hal melalui doa. Ketika engkau berdoa, sosok manusia-Ku tidak hadir di hadapanmu, tetapi Roh Kudus besertamu, dan saat engkau berdoa kepada Orang ini, engkau juga berdoa kepada Roh Tuhan. Kenapa engkau percaya kepada Orang ini? Karena Dia memiliki Roh Tuhan. Akankah engkau percaya kepada Orang ini tanpa Roh Tuhan? Ketika engkau percaya kepada Orang ini, engkau percaya kepada Roh Tuhan. Ketika engkau takut kepada Orang ini, engkau takut kepada Roh Tuhan. Iman kepada Roh Tuhan adalah iman kepada Orang ini, dan iman kepada Orang ini juga merupakan iman kepada Roh Tuhan. Ketika engkau berdoa, engkau merasakan Roh Tuhan besertamu, dan Tuhan berada di hadapanmu; karena itu engkau berdoa kepada Roh-Nya. Saat ini, kebanyakan orang terlalu takut untuk membawa tindakan mereka ke hadapan Tuhan, dan meskipun engkau mungkin bisa membohongi Tuhan yang menjadi manusia, engkau tidak bisa membohongi Roh-Nya. Apa pun yang tidak dapat bertahan dari tinjauan Tuhan berarti tidak sesuai dengan kebenaran dan harus disingkirkan; jika tidak, hal itu merupakan dosa terhadap Tuhan. Jadi, terlepas dari apakah engkau sedang berdoa, berbicara, dan bersekutu dengan saudara-saudarimu, atau ketika engkau sedang melaksanakan tugas dan menangani urusanmu, engkau harus menyerahkan hatimu kepada Tuhan. Ketika engkau memenuhi fungsimu, Tuhan besertamu, dan selama niatmu benar dan demi pekerjaan di rumah Tuhan, Dia akan menerima semua yang engkau lakukan, sehingga engkau harus sungguh-sungguh mendedikasikan dirimu untuk memenuhi fungsimu. Ketika engkau berdoa, jika hatimu memiliki kasih untuk Tuhan, serta mencari perhatian, perlindungan, dan tinjauan Tuhan, jika ini semua adalah niatmu, doa-doamu akan membuahkan hasil. Sebagai contoh, saat engkau berdoa di berbagai pertemuan, jika engkau membuka hatimu dan berdoa kepada Tuhan dan memberitahukan kepada-Nya apa yang ada di hatimu tanpa berkata dusta—doa-doamu akan membuahkan hasil. Jika engkau sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dalam hatimu, bersumpahlah kepada Tuhan: "Tuhan, yang ada di surga dan di bumi dan di antara segala hal, aku bersumpah kepada-Mu: Biarlah Roh-Mu menguji segala yang kulakukan, serta melindungi dan memeliharaku sepanjang waktu. Biarlah Roh-Mu memampukan aku untuk melakukan segalanya dalam hadirat-Mu. Jika hatiku sampai berhenti mengasihi atau mengkhianati-Mu, berikanlah hajaran dan kutukan-Mu yang berat. Ampunilah aku di dunia ini maupun di dunia selanjutnya!" Apakah engkau berani bersumpah demikian? Jika engkau tidak berani, hal ini menunjukkan bahwa engkau pengecut dan engkau masih mengasihi dirimu sendiri. Apakah engkau semua memiliki tekad seperti ini? Jika ini memang tekadmu, engkau harus melakukan sumpah ini. Jika engkau memiliki tekad untuk bersumpah seperti ini, Tuhan akan memenuhi tekadmu. Ketika engkau bersumpah kepada Tuhan, Dia mendengarkan. Tuhan menentukan apakah engkau orang berdosa atau orang benar berdasarkan doamu dan pengamalanmu. Saat ini adalah proses menyempurnakan engkau semua, dan jika engkau sungguh-sungguh percaya untuk disempurnakan, engkau akan membawa semua yang engkau lakukan ke hadapan Tuhan dan menerima tinjauan-Nya. Jika engkau melakukan sesuatu yang tidak patut atau mengkhianati Tuhan, Dia akan "menyempurnakan"-mu sesuai sumpahmu. Kemudian tak peduli apa pun yang terjadi kepadamu, baik itu kebinasaan ataupun hajaran, hal itu adalah masalahmu sendiri. Engkau bersumpah, jadi, engkau harus melaksanakannya. Jika engkau bersumpah tetapi tidak melaksanakannya, engkau akan mengalami kebinasaan. Karena engkau bersumpah, Tuhan akan menyempurnakanmu sesuai sumpahmu. Sebagian orang takut setelah berdoa, dan berkata, "Oh, tidak, aku tidak memiliki kesempatan lagi untuk melakukan kebejatan; aku tidak memiliki kesempatan lagi untuk melakukan kejahatan; aku tidak memiliki kesempatan lagi untuk keserakahan!" Orang-orang ini masih mencintai dunia dan dosa, dan mereka pasti akan mengalami kebinasaan.

Menjadi seorang yang percaya kepada Tuhan artinya segala yang engkau lakukan harus dibawa ke hadapan Tuhan dan tunduk pada tinjauan-Nya. Jika yang engkau lakukan dapat dibawa ke hadapan Roh Tuhan tetapi tidak dapat dibawa ke hadapan Tuhan yang menjadi manusia, ini menunjukkan bahwa engkau belum tunduk kepada tinjauan Roh Tuhan. Siapakah Roh Tuhan? Siapakah Orang yang tentang-Nya diberikan kesaksian oleh Tuhan? Bukankah Mereka adalah satu dan sama? Kebanyakan orang melihat Mereka sebagai dua, percaya bahwa Roh Tuhan saja yang adalah Tuhan, sedangkan Orang yang tentang-Nya Tuhan memberi kesaksian hanyalah manusia biasa. Namun engkau salah, bukan? Atas nama siapakah Orang ini bekerja? Mereka yang tidak mengenal Tuhan yang berinkarnasi tidak memiliki pemahaman spiritual. Roh Tuhan dan inkarnasinya sebagai manusia adalah satu, karena Roh Tuhan terwujud dalam sosok manusia. Jika orang ini bersikap tidak baik kepadamu, apakah Roh Tuhan akan bersikap baik? Tidakkah engkau bingung? Sekarang ini, siapa pun yang tidak dapat menerima tinjauan Tuhan tidak dapat menerima perkenanan-Nya, dan siapa pun yang tidak mengenal Tuhan yang berinkarnasi tidak dapat disempurnakan. Lihatlah semua yang telah engkau lakukan dan tentukan apakah hal-hal tersebut dapat engkau bawa ke hadapan Tuhan. Jika engkau tidak dapat membawa hal-hal tersebut ke hadapan Tuhan, ini menunjukkan bahwa engkau adalah seorang pelaku kejahatan. Dapatkah seorang pelaku kejahatan disempurnakan? Semua yang engkau lakukan, setiap tindakan, setiap niat, dan setiap reaksi harus dibawa ke hadapan Tuhan. Bahkan kehidupan spiritualmu sehari-hari—doamu, kedekatanmu dengan Tuhan, makan dan minum firman Tuhan, persekutuan dengan saudara-saudaramu, menjalani kehidupan bergereja, dan pelayanan yang kauberikan dalam persekutuan—harus dibawa ke hadapan Tuhan dan ditinjau oleh-Nya. Ini adalah tindakan yang akan membantumu menjadi dewasa dalam hidup. Proses menerima tinjauan Tuhan adalah proses penyucian. Semakin engkau menerima tinjauan Tuhan, semakin engkau disucikan, dan semakin engkau selaras dengan kehendak Tuhan, sehingga engkau tidak akan mendengar panggilan untuk melakukan kebejatan dan kesia-siaan, dan hatimu akan hidup dalam hadirat-Nya. Semakin engkau menerima tinjauannya, semakin malu Iblis dan semakin engkau mampu untuk meninggalkan kedagingan. Jadi, menerima tinjauan Tuhan adalah jalan yang harus diambil oleh orang-orang. Tidak peduli apa pun yang engkau lakukan, bahkan saat bersekutu dengan saudara-saudarimu, jika engkau membawa tindakanmu ke hadapan Tuhan dan meminta tinjauan-Nya, dan jika niatmu adalah untuk mengikut Tuhan, yang engkau jalankan akan jauh lebih benar. Hanya jika engkau membawa semua yang engkau lakukan ke hadapan Tuhan dan menerima tinjauan Tuhan, engkau dapat menjadi seseorang yang hidup dalam hadirat Tuhan.

Mereka yang tidak memahami Tuhan tidak akan pernah sepenuhnya menaati Tuhan. Orang-orang seperti ini adalah anak-anak durhaka. Mereka terlalu ambisius, dan terlalu banyak pemberontakan dalam diri mereka, sehingga mereka menjauhkan diri dari Tuhan dan tidak bersedia menerima tinjauan-Nya. Orang-orang seperti ini tidak mudah disempurnakan. Sebagian orang menjadi pemilih dalam cara mereka makan dan minum firman Tuhan dan dalam menerima firman tersebut. Mereka hanya menerima bagian-bagian firman Tuhan yang sesuai dengan pemahaman mereka dan menolak yang tidak sesuai. Bukankah ini pemberontakan dan penolakan yang paling terang-terangan terhadap Tuhan? Jika seseorang percaya kepada Tuhan selama bertahun-tahun tanpa sedikit pun paham tentang Dia, berarti ia adalah orang yang tidak percaya. Mereka yang bersedia menerima tinjauan Tuhan adalah mereka yang berusaha memahami Dia, yang bersedia menerima firman-Nya. Merekalah satu-satunya yang akan menerima warisan dan berkat Tuhan, dan mereka adalah orang yang paling diberkati. Tuhan mengutuk mereka yang tidak memiliki tempat di hatinya bagi Tuhan. Dia menghajar dan meninggalkan orang seperti itu. Jika engkau tidak mengasihi Tuhan, Dia akan meninggalkanmu, dan jika engkau tidak mendengarkan perkataan-Ku, Aku berjanji bahwa Roh Tuhan akan meninggalkanmu. Cobalah jika engkau tidak percaya! Hari ini Aku menunjukkan kepadamu jalan pengamalan, tetapi apakah engkau menjalankannya atau tidak, terserah kepadamu. Jika engkau tidak percaya, tidak menjalankannya, engkau akan mengetahui apakah Roh Kudus bekerja di dalam dirimu atau tidak! Jika engkau tidak berusaha memahami Tuhan, Roh Kudus tidak akan bekerja dalam dirimu. Tuhan bekerja di dalam diri mereka yang berusaha mencari dan menghargai firman-Nya. Semakin engkau menghargai firman Tuhan, semakin Roh-Nya akan bekerja di dalam dirimu. Semakin seseorang menghargai firman Tuhan, semakin besar kesempatannya untuk disempurnakan oleh Tuhan. Tuhan menyempurnakan mereka yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya. Dia menyempurnakan mereka yang hatinya damai di hadapan-Nya. Jika engkau menghargai semua pekerjaan Tuhan, jika engkau menghargai pencerahan Tuhan, jika engkau menghargai hadirat Tuhan, jika engkau menghargai pemeliharaan dan perlindungan Tuhan, jika engkau menghargai bagaimana firman Tuhan menjadi realitas dan pemeliharaan dalam hidupmu, berarti engkau sangat menyenangkan hati Tuhan. Jika engkau menghargai pekerjaan Tuhan, jika engkau menghargai semua pekerjaan yang telah Tuhan lakukan untukmu, Dia akan memberkatimu dan menjadikan semua milikmu berlipat ganda. Jika engkau tidak menghargai firman Tuhan, Dia tidak akan bekerja bagimu, tapi Dia hanya akan memberimu sedikit rahmat-Nya karena imanmu, atau memberkatimu dengan sedikit kekayaan ataupun keselamatan untuk keluargamu. Engkau harus berusaha menjadikan firman Tuhan nyata, memuaskan Dia dan menyenangkan hati-Nya, engkau tidak semestinya hanya menikmati rahmat-Nya. Tidak ada yang lebih penting bagi orang percaya selain menerima pekerjaan Tuhan, meraih kesempurnaan, dan menjadi satu-satunya yang melakukan kehendak Tuhan. Inilah tujuan yang harus engkau kejar.

Semua yang manusia kejar pada Zaman Kasih Karunia sekarang ini sudah ketinggalan zaman, karena saat ini ada standar pengejaran yang lebih tinggi, pengejaran akan sesuatu yang lebih mulia dan lebih nyata, suatu pengejaran yang dapat lebih memuaskan kebutuhan manusia dari dalam dirinya. Bagi mereka di zaman yang lampau, Tuhan tidak melakukan pekerjaan zaman sekarang untuk mereka, Dia tidak berfirman kepada mereka sebanyak yang Dia lakukan saat ini, ataupun menuntut mereka setinggi sekarang. Bahwa Tuhan mengajukan hal-hal ini kepadamu saat ini menunjukkan bahwa tujuan utama Tuhan difokuskan kepada engkau semua, kepada sekelompok orang ini. Jika engkau sungguh ingin disempurnakan oleh Tuhan, kejarlah hal itu sebagai tujuan utamamu. Tidak peduli apakah engkau sedang sibuk melakukan berbagai hal, mengorbankan dirimu sendiri, melakukan tugasmu, ataukah dipercaya oleh Tuhan, engkau harus berusaha untuk disempurnakan dan memuaskan kehendak Tuhan. Engkau harus mencari semua ini dalam segala yang engkau lakukan. Jika seseorang berkata bahwa dia tidak mencari kesempurnaan dari Tuhan ataupun jalan masuk ke dalam hidup, melainkan hanya mencari kedamaian dan kebahagiaan duniawi, maka dia benar-benar buta. Jadi, segala yang engkau lakukan harus dilaksanakan dengan tujuan untuk disempurnakan dan didapatkan oleh Tuhan.

Pekerjaan yang dilakukan Tuhan dalam diri orang-orang adalah untuk membekali mereka sesuai dengan kebutuhan mereka yang berbeda. Semakin hebat hidup seorang manusia, semakin banyak yang dia butuhkan dan semakin banyak yang ia kejar. Jika pada tahap ini engkau tidak memiliki tujuan apa pun, hal ini membuktikan bahwa Roh Kudus telah mengabaikanmu. Semua orang yang mencari kehidupan tidak akan pernah diabaikan oleh Roh Kudus—mereka selalu mencari, dan selalu rindu. Orang-orang seperti ini tidak pernah puas dengan keadaan mereka saat ini. Setiap tahap pekerjaan Roh Kudus ditujukan untuk memberi pengaruh pada dirimu, tetapi jika engkau merasa puas, jika engkau tidak lagi memiliki kebutuhan, jika engkau tidak lagi menerima pekerjaan Roh Kudus, Dia akan mengabaikanmu. Orang-orang membutuhkan tinjauan dari Tuhan setiap hari; mereka membutuhkan banyak pemeliharaan dari Tuhan setiap hari. Dapatkah orang-orang bertindak tanpa makan dan minum firman Tuhan tiap hari? Jika seseorang selalu merasa tidak cukup makan dan minum firman Tuhan, jika dia selalu mencarinya, serta merasa lapar dan haus akan firman-Nya, Roh Kudus akan selalu bekerja atasnya. Semakin seseorang rindu, semakin nyata berbagai hal yang dia dapatkan dari persekutuannya. Semakin dalam seseorang mencari kebenaran, semakin cepat hidupnya berkembang, sehingga memberikan pengalaman yang kaya dan menjadikannya orang yang kaya di dalam rumah Tuhan.

Sebelumnya:Perhatikan Kehendak Tuhan untuk Mencapai Kesempurnaan

Selanjutnya:Zaman Kerajaan adalah Zaman Firman

media terkait