Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

917 Tuhan adalah Penguasa atas Segala Sesuatu

1 Perbedaan terbesar antara Tuhan dan umat manusia adalah bahwa Tuhan memerintah segala sesuatu dan menyediakan segalanya. Tuhan adalah sumber dari segala sesuatu, dan umat manusia menikmati segala sesuatu sementara Tuhan menyediakannya. Itu artinya, manusia menikmati segala sesuatu ketika dia menerima hidup yang Tuhan anugerahkan atas segala sesuatu. Umat manusia menikmati hasil dari penciptaan Tuhan atas segala sesuatu, di mana Tuhan adalah Sang Penguasa. Tuhan dapat melihat pola pertumbuhan segala sesuatu dengan jelas, serta mengendalikan dan menguasai pola pertumbuhan segala sesuatu. Artinya, segala sesuatu ada di mata Tuhan dan berada dalam cakupan pengawasan-Nya. Dapatkah manusia melihat segala sesuatu? Apa yang dilihat manusia terbatas—itu hanyalah apa yang mereka lihat di depan mata mereka. Manusia tidak dapat melihat tempat-tempat yang lebih tinggi, lebih jauh, dan lebih dalam. Mereka hanya dapat melihat apa yang ada di depan mata mereka.

2 Bahkan meskipun manusia mengetahui pola empat musim dalam setahun dan pola pertumbuhan segala sesuatu, mereka tidak mampu mengelola atau menguasai segala sesuatu. Sebaliknya, cara Tuhan melihat segala sesuatu adalah seperti cara Tuhan melihat sebuah mesin yang Dia bangun sendiri. Dia akan mengenal tiap-tiap komponen dengan sangat baik. Apa prinsip-prinsip mesin tersebut, apa polanya, apa tujuannya, Tuhan mengenal semua hal ini secara sungguh-sungguh dan dengan jelas. Oleh karena itu Tuhan adalah Tuhan, dan manusia adalah manusia! Bahkan jika manusia terus meneliti ilmu pengetahuan dan hukum segala sesuatu, itu hanya dalam jangkauan terbatas, sedangkan Tuhan mengendalikan segala sesuatu. Hal ini bagi manusia tidak terbatas. Jika manusia meneliti sesuatu sangat kecil yang Tuhan perbuat, mereka dapat menghabiskan seluruh hidup mereka untuk meneliti hal itu tanpa mencapai satu pun hasil yang benar.

Diadaptasi dari "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VIII" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Tuhan Membuat Pengaturan yang Sesuai bagi Setiap Jenis Manusia

Selanjutnya:Ketika Umat Manusia Masuk ke Dalam Tempat Tujuan yang Abadi

media terkait