Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

402 Tuhan Mengendalikan Takdir Setiap Bangsa dan Manusia

Namun, hal ini jauh dari keinginan Tuhan, sebab tidak ada penguasa negara yang akan mengizinkan Tuhan memimpin rakyatnya, dan tidak ada partai politik yang akan mengumpulkan rakyatnya untuk menyembah Tuhan. Tuhan telah kehilangan tempatnya yang sah di hati setiap negara, bangsa, golongan penguasa, dan bahkan di hati setiap orang.

1 Mungkin negaramu saat ini makmur, tetapi bila engkau biarkan rakyatmu menyimpang dari Tuhan, negaramu dengan sendirinya akan semakin kehilangan berkat-berkat Tuhan. Peradaban negaramu akan semakin terinjak-injak, dan tak lama kemudian, rakyat akan bangkit melawan Tuhan dan mengutuk Surga. Demikianlah, tanpa diketahui manusia, nasib suatu negara akan dibawa pada kehancuran. Tuhan akan membangkitkan negara-negara yang berkuasa untuk menangani negara-negara yang telah dikutuk Tuhan, dan bahkan mungkin menghapuskan mereka dari muka bumi. Kebangkitan dan kejatuhan suatu negara atau bangsa dilandaskan pada apakah penguasanya menyembah Tuhan, dan apakah mereka mengarahkan rakyatnya untuk mendekat kepada Tuhan dan menyembah-Nya.

2 Meskipun kekuatan benar memang ada di dunia ini, pemerintahan yang tidak memberi tempat bagi Tuhan di hati manusia sifatnya rapuh. Tanpa berkat Tuhan, arena politik akan masuk ke dalam kehancuran dan menjadi rentan terhadap serangan. Bagi umat manusia, berada dalam keadaan tanpa berkat Tuhan sama seperti tidak mendapat sinar matahari. Tak peduli betapa tekun pemerintah berusaha memberikan kontribusi kepada rakyatnya, terlepas dari berapa banyak pertemuan untuk kebenaran diadakan oleh umat manusia, tidak satu pun upaya ini akan membalikkan atau mengubah nasib umat manusia.

3 Manusia beranggapan bahwa suatu negara yang rakyatnya mendapat cukup makanan dan pakaian, yang hidup bersama dengan damai, adalah negara yang baik dan memiliki kepemimpinan yang baik. Namun, Tuhan tidak berpikir demikian. Ia beranggapan bahwa suatu negara yang di dalamnya tidak ada satu orang pun yang menyembah Dia adalah negara yang akan dimusnahkan-Nya. Cara berpikir manusia sangat bertentangan dengan cara berpikir Tuhan. Bila seorang kepala negara tidak menyembah Tuhan, nasib negaranya akan tragis, dan negara itu tidak akan memiliki tempat tujuan.

4 Tuhan tidak ikut campur dalam politik manusia, tetapi nasib suatu negara atau bangsa dikendalikan oleh Tuhan. Tuhan mengendalikan dunia ini dan seluruh alam semesta. Nasib manusia dan rencana Tuhan sangat erat berkaitan, dan tidak ada manusia, negara, atau bangsa yang terlepas dari kedaulatan Tuhan. Jika manusia ingin mengetahui nasibnya, dia harus datang ke hadapan Tuhan. Tuhan akan membuat orang-orang yang mengikuti dan menyembah-Nya menjadi berhasil, dan akan membuat orang-orang yang menentang dan menolak-Nya menjadi mundur dan binasa.

Diadaptasi dari "Tuhan Mengendalikan Nasib Seluruh Umat Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Tidak Seorang pun yang Bisa Menghindari Genggaman Tangan Tuhan

Selanjutnya:Manusia Dikelompokkan oleh Pekerjaan Penaklukan

media terkait