Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

919 Ketika Umat Manusia Telah Masuk ke Tempat Perhentian

1 Begitu manusia masuk ke tempat perhentian, para pelaku kejahatan akan dihancurkan, semua umat manusia akan masuk ke jalur yang benar, dan setiap jenis manusia akan bersama dengan jenisnya masing-masing sesuai dengan fungsi yang harus mereka jalankan. Hanya ini yang akan menjadi hari perhentian umat manusia dan kecenderungan yang tak terelakkan bagi perkembangan kemanusiaan, dan hanya ketika umat manusia masuk ke tempat perhentian, pencapaian besar dan utama dari Tuhan mencapai penyelesaiannya. Ini akan menjadi penutup dari pekerjaan-Nya. Pekerjaan ini akan mengakhiri seluruh kehidupan jasmaniah umat manusia yang merosot, dan mengakhiri kehidupan umat manusia yang rusak. Dari sini, umat manusia akan masuk ke alam yang baru.

2 Meskipun manusia menjalani keberadaannya secara jasmaniah, terdapat perbedaan signifikan antara esensi kehidupannya dengan esensi kehidupan umat manusia yang rusak. Makna keberadaannya dan makna keberadaan umat manusia yang rusak juga berbeda. Meskipun ini bukan kehidupan dari jenis baru manusia, dapat dikatakan bahwa ini adalah kehidupan umat manusia yang telah menerima keselamatan, dan kehidupan dengan kemanusiaan dan akal sehat yang diperoleh kembali. Inilah orang-orang yang pernah tidak taat kepada Tuhan, dan yang pernah ditaklukkan oleh Tuhan, kemudian diselamatkan oleh-Nya. Inilah orang-orang yang dahulu mempermalukan Tuhan dan kemudian menjadi saksi bagi Dia. Keberadaan mereka, setelah mengalami dan bertahan dalam ujian-Nya, adalah keberadaan yang paling bermakna. Mereka adalah orang-orang yang menjadi saksi bagi Tuhan di hadapan Iblis. Mereka adalah orang-orang yang layak untuk hidup.

3 Setelah gagal sepenuhnya, Iblis tidak akan pernah lagi mengganggu umat manusia, dan manusia tidak akan lagi memiliki watak Iblis yang rusak dalam dirinya. Orang-orang yang tidak taat telah dihancurkan, dan hanya mereka yang taat yang akan bertahan. Dan dengan demikian, sangat sedikit keluarga yang akan bertahan utuh; bagaimana mungkin relasi jasmaniah bisa tetap ada? Kehidupan jasmaniah manusia di masa lalu akan sepenuhnya dihapus; Tanpa watak rusak Iblis, kehidupan manusia tidak akan seperti kehidupan yang lama di masa lalu, tetapi menjadi sebuah kehidupan yang baru. Orang-orang pada masa sekarang memiliki relasi jasmaniah seorang dengan yang lain. Ketika mereka semua telah masuk ke tempat perhentian, tidak akan ada lagi relasi jasmaniah. Hanya umat manusia seperti itulah yang memiliki kebenaran dan kekudusan, hanya umat manusia seperti itulah yang menyembah Tuhan.

Diadaptasi dari "Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Ketika Umat Manusia Masuk ke Dalam Tempat Tujuan yang Abadi

Selanjutnya:Kehidupan di Tempat Perhentian

media terkait