Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

755 Mencari Kebenaran adalah Satu-satunya Kesempatan untuk Disempurnakan

1 Jika manusia tidak ditahirkan, ia berasal dari yang cemar; jika ia tidak dilindungi dan dipelihara oleh Tuhan, ia masih menjadi tawanan Iblis; jika ia tidak dihakimi dan dihajar, ia tidak akan memiliki sarana untuk menghindari penindasan dari pengaruh gelap Iblis. Tahukah engkau, seberapa jauh engkau sekarang dari standar Petrus? Apakah kualitasmu memenuhi syarat? Seberapa banyak yang engkau ketahui tentang hajaran dan penghakiman hari ini? Berapa banyak yang engkau miliki dari apa yang Petrus ketahui? Jika hari ini engkau tidak dapat memahami, apakah engkau dapat mencapai pengetahuan ini di kemudian hari? Seseorang yang malas dan pengecut sepertimu tidak mampu mengetahui hajaran dan penghakiman Tuhan. Jika engkau mengejar kedamaian daging dan kenikmatan daging, engkau tidak akan memiliki sarana supaya dapat ditahirkan, sehingga pada akhirnya engkau akan berbalik kepada Iblis, sebab yang engkau jalani adalah Iblis dan kedagingan.

2 Seperti yang terjadi sekarang, banyak orang tidak mengejar kehidupan, yang berarti bahwa mereka tidak peduli tentang proses ditahirkan, atau memasuki pengalaman hidup yang lebih mendalam. Bagaimana mungkin mereka bisa disempurnakan? Mereka yang tidak mengejar kehidupan tidak memiliki kesempatan untuk disempurnakan. Mereka yang tidak mengejar pengetahuan akan Tuhan dan tidak mengupayakan perubahan dalam watak mereka, tidak akan mampu lolos dari pengaruh gelap Iblis. Berkenaan dengan pengetahuan mereka tentang Tuhan dan jalan masuk mereka menuju perubahan dalam watak mereka, mereka tidak mengejarnya dengan segenap hati, sama seperti orang-orang yang hanya percaya pada agama dan yang hanya mengikuti adat istiadat dalam ibadah mereka. Bukankah itu hanya membuang-buang waktu? Jika dalam keyakinannya kepada Tuhan, manusia tidak serius tentang masalah-masalah kehidupan, tidak berupaya masuk ke dalam kebenaran, tidak mengejar perubahan dalam wataknya, apalagi mengejar pengetahuan akan pekerjaan Tuhan, dia tidak bisa disempurnakan.

Diadaptasi dari "Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Tuhan Tidak Menyelamatkan Orang Fasik

Selanjutnya:Manusia Tidak Memiliki Pemahaman Tentang Kehendak Tuhan

media terkait