Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Perkataan Kristus pada Akhir Zaman (Pilihan)

Antologi Bacaan Firman Tuhan Yang Mahakuasa
Perkataan Kristus pada Akhir Zaman (Pilihan)

Kategorie

Recital-latest-expression
Perkataan Tuhan Yang Mahakuasa (Cara untuk Mengenal Tuhan)

Kekayaan isi rumah-Ku tak terhitung dan tak terpahami, namun manusia tidak pernah datang kepada-Ku untuk menikmatinya. Ia tidak dapat menikmati kekayaan itu sendiri, juga tidak dapat melindungi dirinya dengan usahanya sendiri; sebaliknya, ia selalu menaruh kepercayaan kepada orang lain. Dari semua yang Aku lihat, tidak seorang pun pernah mencari Aku dengan tekad dalam hatinya sendiri dan secara langsung. Mereka semua datang di hadapan-Ku atas desakan orang lain, mengikuti orang banyak, dan mereka tidak mau berkorban atau menghabiskan waktu untuk memperkaya hidup mereka. Karena itu, di antara manusia, tidak seorang pun pernah hidup dalam kenyataan, dan semua orang menjalani kehidupan tanpa makna. Karena tatacara dan kebiasaan manusia yang telah lama terbentuk, tubuh semua orang diliputi oleh bau tanah dari dunia. Akibatnya, manusia menjadi tidak berperasaan, tidak peka terhadap kegersangan dunia, dan malah menyibukkan dirinya dengan bersenang-senang di bumi yang telah beku ini. Kehidupan manusia tidak dipenuhi kehangatan sedikit pun, dan sama sekali tanpa aroma ataupun cahaya manusia—tetapi ia telah membiasakan diri dengan hal itu, menjalani hidup tanpa makna seumur hidupnya di mana ia bergegas-gegas tanpa mencapai apa pun. Dalam sekejap mata, hari kematian semakin mendekat, dan manusia mati dengan penuh kepahitan. Di dunia ini, ia tidak pernah mencapai apa pun, atau memperoleh apa pun—ia hanya datang dengan tergesa-gesa, dan pergi dengan tergesa-gesa pula. Tak seorang pun dari mereka yang ada di hadapan mata-Ku pernah membawa apa pun, atau mengambil apa pun, sehingga manusia merasa bahwa dunia ini tidak adil. Namun tidak seorang pun mau pergi dengan tergesa-gesa. Mereka hanya menunggu hari ketika janji-Ku dari surga akan datang secara tiba-tiba di antara manusia, dan memungkinkan mereka, pada saat mereka tersesat, untuk sekali lagi melihatjalan kehidupan yang kekal. Jadi, manusia terpaku pada setiap perbuatan dan tindakan-Ku untuk melihat apakah Aku benar-benar menepati janji-Ku kepadanya. Ketika ia berada di tengahkesengsaraan, atau rasa sakit yang luar biasa, atau mengalami pencobaan dan hampir jatuh, manusia mengutuk hari kelahirannya supaya ia dapat segera melarikan diri dari masalahnya dan berpindah ke tempat lain yang ideal. Tetapi ketika pencobaan itu telah berlalu, manusia dipenuhi dengan sukacita. Ia merayakan hari kelahirannya di bumi dan meminta agar Aku memberkati hari kelahirannya; pada saat ini, manusia tidak lagi menyebutkan sumpahnya di masa lalu, karena ia sangat takut kematian akan menimpanya untuk kedua kalinya. Ketika tangan-Ku mengangkat dunia, orang menari dengan sukacita, mereka tidak lagi bersedih, dan mereka semua mengandalkan Aku. Ketika Aku menutup wajah-Ku dengan tangan-Ku, dan menekan manusia dengan keras, mereka segera merasa sesak napas, dan nyaris tak mampu bertahan hidup. Mereka semua berseru kepada-Ku, takut Aku akan menghancurkan mereka, karena mereka semua ingin melihat hari ketika Aku dimuliakan. Manusia menganggap hari-Ku sebagai landasan keberadaannya, dan semata-mata karena orang merindukan hari ketika kemuliaan-Ku akan tiba maka umat manusia tetap bertahan hingga hari ini. Berkat yang ditetapkan oleh mulut-Ku adalah bahwa mereka yang terlahir pada akhir zaman cukup beruntung untuk memandang segenap Kemuliaan-Ku.

Di sepanjang zaman, banyak orang telah meninggalkan dunia ini dalam kekecewaan, dengan berat hati, padahal banyak yang datang ke dalamnya dengan harapan dan keyakinan. Aku telah mengatur banyak orang untuk datang, dan telah mengirim banyak orang untuk pergi. Tak terhitung banyaknya orang telah melewati tangan-Ku. Banyak roh telah dilemparkan keneraka,banyak orang telah hidup dalam daging, dan banyak orang telah mati dan terlahir kembali di bumi. Namun tidak seorang pun di antara mereka memiliki kesempatan untuk menikmati berkat-berkat kerajaan saat ini. Aku telah memberi begitu banyak kepada manusia, tetapi ia hanya memperoleh sedikit, karena serangan gencar kekuatan Iblis telah membuatnya tidak dapat menikmati semua kekayaan-Ku. Manusia hanya dapat memandang kekayaan itu, tetapi tidak pernah dapat menikmatinya sepenuhnya. Manusia tidak pernah menemukan rumah perbendaharaan di dalam tubuhnya untuk menerima kekayaan surga, dan karena itu ia kehilangan berkat yang telah Aku anugerahkan kepadanya. Bukankah roh manusia merupakan pancaindra yang menghubungkan dirinya dengan Roh-Ku? Mengapa manusia tidak pernah menghubungkan Aku dengan rohnya? Mengapa ia mendekat kepada-Ku dalam daging, tetapi tidak mampu melakukannya dalam roh? Apakah wajah-Ku yang sesungguhnya terbuat dari daging? Mengapa manusia tidak mengenal hakikat-Ku? Sungguhkah tidak pernah ada jejak tentang Aku dalam roh manusia? Apakah Aku benar-benar telah menghilang sepenuhnya dari roh manusia? Jika manusia tidak memasuki dunia rohani, bagaimana ia bisa memahami maksud-Ku? Apakah ada sesuatu dalam mata manusia yang dapat secara langsung menembus dunia rohani? Banyak kali Aku telah berseru kepada manusia dengan Roh-Ku, tetapi manusia bersikap seolah-olah ia telah ditikam oleh-Ku, memandang-Ku dari kejauhan, dengan ketakutan yang besar bahwa Aku akan menuntunnya ke dunia lain. Banyak kali Aku telah menyelidiki roh manusia, namun ia tetap tidak menyadari dirinya, sangat takut Aku akan masuk ke dalam rumahnya dan mengambil kesempatan untuk merampas segala miliknya. Karena itu, ia menutup pintu dan membiarkan Aku di luar, tanpa apa pun kecuali pintu yang dingin dan tertutup rapat. Banyak kali manusia telah terjatuh dan Aku telah menyelamatkannya, tetapi setelah bangun ia dengan segera meninggalkan Aku dan, tak tersentuh oleh kasih-Ku, ia menatap-Ku dengan tatapan penuh kehati-hatian; tidak pernah Aku membuat hati manusia menjadi hangat. Manusia itu hewan tanpa perasaan dan berdarah dingin. Meskipun Aku menghangatkannya dengan pelukan-Ku, ia tidak pernah sangat tersentuh olehnya. Manusia itu seperti pegunungan yang liar. Ia tidak pernah menghargai semua kasih sayang-Ku terhadap umat manusia. Ia tidak bersedia mendekati-Ku, lebih suka tinggal di antara gunung-gunung, di mana ia menghadapi ancaman binatang buas—namun tetap saja ia tak mau berlindung kepada-Ku. Aku tidak memaksa siapa pun: Aku hanya melakukan pekerjaan-Ku. Akan tiba saatnya manusia berenang ke sisi-Ku dari tengah samudra yang kuat, sehingga ia dapat menikmati semua kekayaan di bumi dan terlepas dari risiko tertelan oleh laut.

Seiring dengan disempurnakannya perkataan-Ku, secara bertahap kerajaan akan terbentuk di bumi dan manusia berangsur-angsur kembali ke keadaan normal, dengan demikian di bumi akan terbentuk kerajaan di dalam hati-Ku. Dalam kerajaan itu, semua umat Tuhan akan memperoleh kembali kehidupan manusia yang normal. Tak ada lagi musim dingin yang membeku, digantikan oleh sejagad kota dengan musim semi, di mana hanya ada musim semi sepanjang tahun. Orang tidak lagi diperhadapkan pada dunia manusia yang suram dan menyedihkan, mereka tidak lagi menanggung dinginnya cuaca dingin dari dunia manusia. Orang tidak saling bertikai, negara-negara tidak berperang satu sama lain, tidak ada lagi pembantaian dan darah yang mengalir dari pembantaian; semua tempat dipenuhi dengan kebahagiaan, dan di mana-mana penuh dengan kehangatan di antara manusia. Aku bergerak ke seluruh dunia, Aku menikmati semuanya dari atas takhta-Ku, Aku tinggal di antara bintang-bintang. Para malaikat memberikan lagu-lagu baru dan tarian baru kepada-Ku. Kerapuhan mereka tidak lagi menyebabkan air mata mengalir di wajah mereka. Aku tidak lagi mendengar di hadapan-Ku suara para malaikat menangis, dan tidak ada lagi orang yang mengeluh tentang kesusahan kepada-Ku. Hari ini, engkausemua hidup di hadapan-Ku; esok, engkau semua akan berada di kerajaan-Ku. Bukankah ini berkat terbesar yang Aku anugerahkan kepada manusia? Karena pengorbanan yang engkau lakukan hari ini, engkau akan mewarisi berkat-berkat masa depan dan akan hidup di antara kemuliaan-Ku. Apakah engkau masih tidak ingin terlibat dengan hakikat Roh-Ku?Apakah engkau masih ingin membunuh dirimu sendiri? Orang bersedia mengejar janji-janji yang dapat dilihatnya, meskipun itu bersifat sementara, tetapi tidak seorang pun bersedia menerima janji-janji masa depan, meskipun itu bersifat kekal. Perkara-perkara yang dapat dilihat oleh manusia adalah perkara-perkara yang akan Aku lenyapkan, dan perkara-perkara yang tidak terpikirkan oleh manusia adalah perkara-perkara yang akan Aku kerjakan. Inilah perbedaan antara Tuhan dan manusia.

Manusia telah menyimpan catatan tentang hari-Ku, namun tak seorang pun pernah mengetahui tanggal yang pasti, dengan demikian manusia hanya dapat hidup di tengah-tengah ketidaksadaran itu. Karena kerinduan manusia bergema melintasi langit tanpa batas, dan kemudian lenyap, manusia telah kehilangan pengharapan berulang kali, sedemikian rupa hingga ia telah merosot pada keadaannya saat ini. Tujuan dari ucapan-ucapan-Ku bukanlah untuk membuat manusia mengejar hari, atau mendorongnya pada kehancurannya sendiri sebagai akibat dari keputusasaannya. Aku ingin membuat manusia menerima janji-Ku, dan Aku berharap orang-orang di seluruh dunia ikut memiliki janji-Ku. Yang Aku inginkan adalah makhluk hidup yang penuh dengan semangat, bukan mayat yang telah tenggelam dalam kematian. Karena Aku bersandar di meja kerajaan, Aku akan memerintahkan agar semua orang di bumi diperiksa. Aku tidak mengizinkan adanya hal apa pun yang najis di hadapan-Ku. Aku tidak mengizinkan campur tangan siapa pun dalam pekerjaan-Ku; semua orang yang ikut campur dalam pekerjaan-Ku akan dilemparkan ke dalam penjara bawah tanah, dan setelah mereka dibebaskan mereka masih dilanda bencana, ditimpa oleh api panas dari bumi. Ketika Aku berada di dalam daging inkarnasi-Ku, siapa pun yang memperdebatkan pekerjaan-Ku dengan daging-Ku akan dibenci oleh-Ku. Banyak kali Aku telah mengingatkan semua orang bahwa Aku tidak memiliki sanak saudara di bumi, dan siapa pun yang memandang Aku sebagai setara, dan menarik Aku kepada mereka sehingga mereka dapat mengenangkan masa lalu bersama-Ku, akan mengalami kehancuran. Inilah yang Aku perintahkan. Dalam perkara-perkara semacam itu Aku sama sekali tidak lunak terhadap manusia. Semua orang yang ikut campur dalam pekerjaan-Ku dan memberikan nasihat kepada-Ku akan dihajar oleh-Ku, dan tidak akan pernah diampuni oleh-Ku. Jika Aku tidak berbicara dengan terus-terang, manusia tidak akan pernah menggunakan akal sehatnya, dan tanpa disengaja akan jatuh ke dalam hajaran-Ku – karena manusia tidak mengenal Aku dalam rupa manusia.

20 Maret 1992

Perkataan Kristus pada Akhir Zaman (Pilihan)

Hanya Dia yang Mengalami Pekerjaan Tuhan yang Benar-Benar Percaya kepada Tuhan Penampakan Tuhan Telah Mendatangkan Zaman yang Baru Tuhan Mengendalikan Nasib Seluruh Umat Manusia Memandang Penampakan Tuhan dalam Penghakiman dan Hajaran-Nya Pandangan yang Harus Dimiliki Orang Percaya Manusia yang Rusak Tak Dapat Merepresentasikan Tuhan Cara Melakukan Pelayanan Rohani yang Harus Dilarang Dalam Imanmu kepada Tuhan, Engkau Harus Menaati Tuhan Janji-janji Bagi Mereka yang Telah Disempurnakan Orang Jahat Harus Dihukum Cara Mengenal Kenyataan Kerajaan Seribu Tahun Telah Tiba Engkau Harus Tahu Bahwa Tuhan yang Praktis adalah Tuhan Sendiri Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini Apakah Pekerjaan Tuhan Begitu Sederhana Seperti yang Dibayangkan Manusia? Engkau Harus Hidup demi Kebenaran Karena Engkau Percaya kepada Tuhan Deru Tujuh Guruh—Menubuatkan Bahwa Injil Kerajaan Akan Tersebar ke Seluruh Alam Semesta Perbedaan Mendasar Antara Tuhan yang Berinkarnasi dan Orang-Orang yang Dipakai oleh Tuhan Percaya kepada Tuhan Seharusnya Berfokus pada Kenyataan, bukan Ritual Keagamaan Hanya Mereka yang Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini yang Dapat Melayani Tuhan Orang-Orang yang Menaati Tuhan dengan Hati yang Benar Pasti Akan Dijadikan Milik Tuhan Zaman Kerajaan adalah Zaman Firman Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan Hanya Mengasihi Tuhan-lah yang Berarti Sungguh-Sungguh Percaya kepada Tuhan Pembahasan Singkat Tentang "Kerajaan Seribu Tahun Telah Datang" Cara Petrus Mengenal Yesus Mereka yang Mengasihi Tuhan akan Selamanya Hidup dalam Terang-Nya Sudahkah Engkau Sekalian Hidup Kembali? Memiliki Watak yang Tidak Berubah Berarti Memusuhi Tuhan Kedua Inkarnasi Melengkapi Makna Penting Inkarnasi Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman (Bagian Satu) Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman (Bagian Dua) Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman Bagian Tiga Bagaimana Seharusnya Mengelola Misimu yang akan Datang? Bila Berbicara tentang Tuhan, Apakah Pemahamanmu? Makna Menjadi Seorang Manusia Sejati Apa yang Kauketahui tentang Iman? Tidak Satu Pun yang Berasal dari Daging Dapat Luput dari Hari Murka Juruselamat Telah Datang Kembali di Atas "Awan Putih" Pekerjaan Menyebarkan Injil Juga Merupakan Pekerjaan Menyelamatkan Manusia Pekerjaan di Zaman Hukum Taurat Kisah Nyata di Balik Pekerjaan pada Zaman Penebusan Engkau Seharusnya Tahu Bagaimana Seluruh Umat Manusia Telah Berkembang Hingga Hari Ini (Bagian Satu) Mengenai Sebutan dan Identitas (Bagian Dua) Mengenai Sebutan dan Identitas (Bagian Satu) Hanya Mereka yang Sudah Disempurnakan Bisa Menjalani Hidup yang Bermakna Bagaimana Mungkin Manusia yang Telah Mendefinisikan Tuhan dalam konsepsi-konsepsinya Dapat Menerima Penyingkapan Tuhan? Hanya Orang-Orang yang Mengenal Tuhan dan Pekerjaan-Nya Dapat Memuaskan Hati Tuhan Perbedaan Antara Pelayanan Tuhan yang Berinkarnasi dan Tugas Manusia Tuhan adalah Tuhan atas Seluruh Ciptaan Keberhasilan atau Kegagalan Tergantung pada Jalan yang Dijalani Manusia (Bagian Satu) Keberhasilan atau Kegagalan Tergantung pada Jalan yang Dijalani Manusia (Bagian Dua) Pekerjaan Tuhan dan Pekerjaan Manusia (Bagian Satu) Pekerjaan Tuhan dan Pekerjaan Manusia (Bagian Dua) Bagaimana Melayani Selaras Dengan Kehendak Tuhan Manusia yang Rusak Lebih Membutuhkan Keselamatan dari Tuhan yang Menjadi Daging (Bagian Satu) Manusia yang Rusak Lebih Membutuhkan Keselamatan dari Tuhan yang Menjadi Daging (Bagian Dua) Hakikat Daging yang Didiami oleh Tuhan (Bagian Satu) Pekerjaan Tuhan dan Penerapan Manusia (Bagian Satu) Hakikat Daging yang Didiami oleh Tuhan (Bagian Dua) Pekerjaan Tuhan dan Penerapan Manusia (Bagian Dua) Substansi Kristus adalah Ketaatan pada Kehendak Bapa Surgawi Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama Bagian Satu Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama Bagian Dua Ketika Engkau Melihat Tubuh Rohani Yesus Adalah Saat Tuhan Menciptakan Langit dan Bumi yang Baru Mereka yang Tidak Sesuai dengan Kristus Pastinya adalah Lawan Tuhan Banyak yang Dipanggil, Tetapi Sedikit yang Dipilih Engkau Harus Mencari Cara agar Dapat Selaras dengan Kristus Apakah Kamu Orang Percaya yang Sejati? Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran Tahukah Engkau? Tuhan Telah Melakukan Hal yang Hebat di antara Manusia Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal Engkau Harus Mempersiapkan Perbuatan Baik yang Cukup untuk Tiba di Tempat Tujuanmu Kepada Siapakah Engkau Setia? Tiga Peringatan Sangatlah Penting untuk Memahami Watak Tuhan Cara Mengenal Tuhan yang di Bumi Sepuluh Ketetapan Administratif yang Harus Ditaati Orang Pilihan Tuhan di Zaman Kerajaan Engkau Sekalian Harus Mempertimbangkan Perbuatanmu Tuhan adalah Sumber Kehidupan Manusia Keluhan Yang Mahakuasa Manusia Hanya Dapat Diselamatkan dalam Pengelolaan Tuhan Perkataan Keempat Perkataan Kelima Perkataan Keenam Perkataan Ketujuh Perkataan Kedelapan Perkataan Kesembilan Perkataan Kesepuluh Perkataan Kedua Belas Perkataan Keenam Belas Perkataan Ketujuh Belas Perkataan Kedelapan Belas Perkataan Kesembilan Belas Perkataan yang Ke Duapuluh Perkataan Kedua Puluh Satu Perkataan Kedua Puluh Dua Perkataan Kedua Puluh Tiga Perkataan Kedua Puluh Enam Perkataan Kedua Puluh Tujuh Perkataan Kedua Puluh Delapan Perkataan Kedua Puluh Sembilan Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik III Mengenal Tiga Tahap Pekerjaan Tuhan adalah Jalan untuk Mengenal Tuhan (Bagian Satu) Engkau Seharusnya Tahu Bagaimana Seluruh Umat ManusiaTelah Berkembang Hingga Hari Ini (Bagian Dua)

0Hasil Pencarian