Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

1034 Esensi Kristus Adalah Kasih

Bagi manusia, esensi Kristus adalah kasih; bagi mereka yang mengikuti Dia, esensi Kristus adalah kasih yang tak terbatas. Jika Dia tidak memiliki kasih atau belas kasihan, manusia tidak akan tetap mengikuti Dia.

1 Dalam pekerjaan yang Tuhan lakukan untuk manusia selagi Dia berinkarnasi, esensi-Nya yang paling jelas dan menonjol adalah kasih, adalah kesabaran yang tanpa batas. Engkau semua bayangkan saja, “Jika Tuhan bermaksud memukul seseorang dengan keras, Dia akan melakukannya, dan jika Dia membenci seseorang, Dia akan menghukum, mengutuk, menghakimi, dan menghajar orang itu; Dia sangat keras! Jika Dia marah kepada manusia, mereka akan gemetar ketakutan dan tidak akan dapat berdiri di hadapan-Nya.” Namun, itu tidak benar; ini hanyalah satu cara di mana watak Tuhan diungkapkan. Pada akhirnya, tujuan-Nya tetap adalah keselamatan. Kasih-Nya mengalir melalui semua pengungkapan watak-Nya.

2 Selagi bekerja dalam daging, yang paling Tuhan perlihatkan kepada manusia adalah kasih. Apa arti kesabaran? Kesabaran adalah memiliki belas kasihan karena terdapat kasih di dalamnya, dan tujuannya tetap adalah untuk menyelamatkan manusia. Tuhan sanggup mengasihani manusia karena Dia memiliki kasih. Jika Tuhan hanya memiliki kebencian dan kemarahan, dan hanya menjatuhkan penghakiman dan hajaran, tanpa ada kasih di dalamnya, situasinya tidak akan seperti yang engkau semua lihat sekarang dan malapetaka akan menimpamu. Akankah Dia membekalimu dengan kebenaran? Jika orang-orang dikutuk setelah dihajar dan dihukum, mereka akan sepenuhnya dimusnahkan. Jadi, bagaimana bisa manusia saat ini masih ada?

3 Kebencian, murka, dan keadilan Tuhan semuanya diungkapkan dengan dasar menyelamatkan kelompok orang ini. Watak ini juga mengandung kasih dan belas kasihan, serta kesabaran yang luar biasa. Kebencian ini membawa perasaan tidak adanya pilihan lain, itu termasuk perhatian dan penantian Tuhan yang tak terbatas bagi umat manusia! Kebencian Tuhan ditujukan pada kerusakan umat manusia; itu ditujukan pada pemberontakan dan dosa manusia, dan dibangun di atas dasar kasih. Hanya ketika ada kasih baru bisa ada kebencian. Kebencian Tuhan terhadap manusia berbeda dari kebenciannya terhadap Iblis, karena Tuhan menyelamatkan manusia, dan Dia tidak menyelamatkan Iblis.

Diadaptasi dari "Kasih Sejati Tuhan bagi Umat Manusia" dalam "Rekaman Pembicaraan Kristus"

Sebelumnya:Dengan Penuh Luka, Tuhan Mengasihi Manusia

Selanjutnya:Segala Sesuatu yang Tuhan Lakukan bagi Manusia adalah Tulus

media terkait