Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Perwujudan Nyata dari Otoritas Sang Pencipta

Kecepatan

Perwujudan Nyata dari Otoritas Sang Pencipta

I

Nasib manusia dan semesta terkait erat

dengan kedaulatan Pencipta;

tak terpisahkan dengan otoritas-Nya dan pengaturan-Nya.

Dan lewat semua hukum, manusia mulai paham

kuasa kedaulatan dan pengaturan oleh tangan-Nya,

semua Dia kuasai dan semua Dia atur.

Lewat aturan bertahan hidup, nasib s'mua hal,

manusia tahu cara Tuhan memerintah.

Otoritas-Nya tertinggi.

Tiada yang bisa langgar kedaulatan-Nya,

pun ubah yang ditakdirkan-Nya.

Lewat hukum-Nya kehidupan berkembang sepanjang zaman.

Inilah perwujudan nyata, inilah perwujudan nyata,

dari otoritas Sang Pencipta.

II

Lewat roda kehidupan, manusia melihat

semua pengaturan-Nya yang melampaui

segala hukum, dan segala kekuatan lain.

Lewat aturan bertahan hidup, nasib s'mua hal,

manusia tahu cara Tuhan memerintah.

Otoritas-Nya tertinggi.

Tiada yang bisa langgar kedaulatan-Nya,

pun ubah yang ditakdirkan-Nya.

Lewat hukum-Nya kehidupan berkembang sepanjang zaman.

Inilah perwujudan nyata, inilah perwujudan nyata,

dari otoritas Sang Pencipta.

Lewat aturan bertahan hidup, nasib s'mua hal,

manusia tahu cara Tuhan memerintah.

Otoritas-Nya tertinggi.

Tiada yang bisa langgar kedaulatan-Nya,

pun ubah yang ditakdirkan-Nya.

Lewat hukum-Nya kehidupan berkembang sepanjang zaman.

Inilah perwujudan nyata, inilah perwujudan nyata,

dari otoritas Sang Pencipta.

III

walau lewat hukum objektif,

manusia lihat kedaulatan-Nya,

tapi b'rapa banyak yang paham prinsip keadaulatan-Nya?

Berapa banyak tahu dan tunduk pada kendali Tuhan?

Siapa dapat sungguh pahami takdir ada di tangan-Nya?

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Jalan Menuju Pengenalan Otoritas Tuhan

Selanjutnya:Kau Takkan Pernah Mengerti Tuhan Melalui Gagasan dan Imajinasimu

media terkait