Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

310 Watak Tuhan Kudus dan Tidak Bercacat

1 Ketika Tuhan mengubah hati-Nya bagi penduduk Niniwe, apakah belas kasih dan toleransi-Nya pura-pura? Tentu saja tidak! Jadi apa yang bisa engkau pelajari dari perubahan antara dua aspek watak Tuhan dalam peristiwa yang sama? Watak Tuhan merupakan suatu keseluruhan yang lengkap; sama sekali tidak terpisah-pisah. Terlepas dari apakah Dia mengungkapkan kemarahan atau belas kasih dan toleransi terhadap manusia, semua ini adalah ungkapan dari watak-Nya yang benar.

2 Tuhan mengungkapkan murka yang bernyala-nyala sebagai respons terhadap perbuatan jahat manusia; murka-Nya tidak bercela. Hati Tuhan tergerak oleh pertobatan manusia dan pertobatan inilah yang mengubah hati Tuhan. Hati-Nya tergerak, perubahan hati-Nya, dan juga belas kasih dan toleransi-Nya terhadap manusia sama sekali tanpa cacat, semuanya bersih, murni, tak bercela, dan tak tercemar. Toleransi Tuhan adalah toleransi yang murni; belas kasih-Nya adalah belas kasih yang murni.

3 Watak-Nya akan menyatakan murka, dan juga belas kasih dan toleransi, sesuai dengan pertobatan manusia dan berbagai tindakan berbeda yang dilakukannya. Tidak peduli apa pun yang Dia ungkapkan dan nyatakan, semuanya murni; semuanya langsung; hakikatnya berbeda dengan apa pun yang ada dalam ciptaan. Prinsip-prinsip tindakan yang Tuhan ungkapkan, pikiran dan gagasan atau keputusan tertentu, dan juga setiap perbuatan-Nya, tidak ada noda atau cela.

4 Sebagaimana yang Tuhan telah tetapkan, demikianlah Dia akan bertindak, dan dengan cara ini Dia menyelesaikan perbuatan-Nya. Hasil yang didapat tepat dan tidak bercela karena sumbernya tidak bercela dan tidak bernoda. Murka Tuhan tidak bercela. Begitu juga dengan belas kasih dan toleransi Tuhan, kudus dan tidak bercela, dan karakter ini tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan mana pun, dan keduanya dapat bertahan melawan pengalaman dan pertimbangan.

Diadaptasi dari "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik II" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Tuhan Berlimpah dalam Belas Kasihan-Nya dan Mendalam dalam Murka-Nya

Selanjutnya:Pengaturan Tuhan Bagi Kesudahan Semua Manusia

media terkait