Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

901 Tuhan Menentukan Nasib Manusia dari Dahulu

Kecepatan

901 Tuhan Menentukan Nasib Manusia dari Dahulu

Dalam perkara nasib,

tiap orang berdiri sendiri.

Dalam perkara nasib,

tiap orang punya nasib sendiri.

Orang tua tak bisa cegah nasib seseorang

atau memb'ri pengaruh pada peranan seseorang.

Hanya ketetapan s'mula dari Sang Pencipta

tentukan nasib seseorang.

Tiada yang bisa atur masa depan seseorang

yang ditentukan sejak dulu,

orang tua pun tak bisa.

k'luarga tempat dilahirkan

adalah prasyarat untuk pemenuhan misi.

Lingkungan tempat seseorang tumbuh

juga hanya s'bagai prasyarat.

S'mua itu tidak

menentukan nasib atau takdir seseorang

dalam memenuhi misinya.

Orang tua tidak bisa

bantu penuhi misi seseorang.

K'luarga tak bisa bantu 'tuk jalankan peran seseorang.

Bagaimana seseorang s'lesaikan misi,

di lingkungan s'perti apa dia berperan

ditentukan oleh nasib, tiada yang bisa atur.

Hanya ketetapan s'mula dari Sang Pencipta

tentukan nasib seseorang.

Tiada yang bisa atur masa depan seseorang

yang ditentukan sejak dulu,

orang tua pun tak bisa.

Tak ada kondisi objektif pengaruhi

misi yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta sendiri.

S'mua orang jadi dewasa di lingkungan yang unik,

cara m'reka bertumbuh, berbeda-beda.

Hanya ketetapan s'mula dari Sang Pencipta

tentukan nasib seseorang.

Tiada yang bisa atur masa depan seseorang

yang ditentukan sejak dulu,

orang tua pun tak bisa.

Bertahap, m'reka tapaki jalan.

Bertahap, m'reka penuhi takdir mereka.

Bertahap, m'reka masuki lautan manusia.

Bertahap, m'reka tempatkan diri dalam hidup.

Bertahap, m'reka penuhi tanggung jawab

demi ketetapan semula Sang Pencipta.

Bertahap, m'reka lakukan s'cara tak sadar,

demi kedaulatan Sang Pencipta.

Tuhan t'lah tentukan nasib manusia.

Hanya ketetapan s'mula dari Sang Pencipta

tentukan nasib seseorang.

Tiada yang bisa atur masa depan seseorang

yang ditentukan sejak dulu,

orang tua pun tak bisa.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Cara Tunduk pada Otoritas Tuhan

Selanjutnya:Manusia Tidak Dapat Mengendalikan Nasib Mereka Sendiri

media terkait