Mengapa Tuhan Yesus berinkarnasi untuk bekerja di akhir zaman? Apa arti penting inkarnasi Tuhan yang besar pengaruhnya? Mengapa itu vital bagi umat manusia?

Apakah Saat Kedatangan Tuhan Kembali Tubuh Rohani Yesus yang Telah Bangkit Menampakkan Diri di Depan Manusia ataukah Inkarnasi sebagai Anak Manusia yang Menampakkan Diri di Depan Manusia?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Dan di saat tengah malam ada suara seruan terdengar, Lihatlah, Mempelai laki-laki itu datang; keluarlah dan jumpai Dia" (Matius 25:6).

"Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20).

"'Barang siapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja.' ... Ada banyak manusia absurd yang percaya bahwa firman dari Roh Kudus seharusnya turun langsung dari surga ke telinga manusia. Setiap orang yang berpikir seperti ini tidak memahami pekerjaan Tuhan. Sesungguhnya, ucapan-ucapan yang diucapkan Roh Kudus adalah ucapan-ucapan yang diucapkan Tuhan yang menjadi daging. Roh Kudus tidak dapat berbicara langsung kepada manusia, dan Yahweh tidak berbicara langsung kepada manusia, bahkan di Zaman Hukum Taurat. Bukankah lebih tidak mungkin lagi Ia berbuat demikian di zaman sekarang? Untuk Tuhan dapat berfirman melakukan pekerjaan Ia harus menjadi daging, jika tidak, pekerjaan-Nya tidak dapat mencapai tujuan-Nya. Mereka yang menyangkal Tuhan yang menjadi daging adalah mereka yang tidak mengenal Roh atau prinsip-prinsip kerja Tuhan."

"Penampakan Tuhan telah muncul di semua jemaat. Itu adalah Roh yang berbicara, Ia adalah api yang mengamuk, Ia membawa kemegahan dan Ia sedang menghakimi; Ia adalah Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api; dan kaki-Nya seperti tembaga yang mengkilap, seolah-olah sedang dibakar dalam sebuah perapian; dan suara-Nya bagaikan desau air bah. Ia memegang tujuh bintang di tangan kanan-Nya, sebuah pedang bermata dua yang tajam ada di dalam mulut-Nya dan wajah-Nya seperti matahari yang bersinar dengan teriknya!"

Apa Perbedaan Antara Pekerjaan dari Tuhan yang Berinkarnasi dan Pekerjaan Roh?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Dia berkata, aku memohon kepada-Mu, perlihatkan kemuliaan-Mu kepadaku. Dan Ia berkata, … Engkau tidak sanggup melihat wajah-Ku: sebab tidak seorang pun akan melihatku dan tetap hidup" (Keluaran 33:18-20).

"Lalu terdengarlah suara dari surga berkata: 'Aku sudah memuliakannya, dan Aku akan memuliakannya lagi.' Maka kerumunan orang yang berdiri dekat situ ketika mendengarnya berkata bahwa itu suara guntur, yang lain berkata, Seorang malaikat berbicara kepada-Nya" (Yohanes 12:28-29).

"Cara Tuhan menyelamatkan manusia tidaklah dilakukan secara langsung melalui sarana Roh atau sebagai Roh, karena Roh-Nya tidak dapat disentuh ataupun dilihat manusia, serta tidak dapat didekati oleh manusia. Jika Ia mencoba menyelamatkan manusia secara langsung melalui sarana Roh, manusia tidak akan mampu menerima keselamatan-Nya. Dan, jika bukan karena Tuhan mengenakan bentuk luar manusia ciptaan, manusia tidak akan mampu menerima keselamatan ini. Karena manusia sama sekali tidak dapat mendekati-Nya, sama seperti tak seorang pun mampu mendekati awan Yahweh. Hanya dengan menjadi seorang manusia ciptaan, yakni memasukkan firman-Nya ke dalam daging, Ia akan menjadi manusia, dapat secara pribadi mengerjakan firman-Nya dalam diri semua orang yang mengikuti-Nya. Hanya dengan demikian, manusia dapat mendengar sendiri firman-Nya, melihat firman-Nya, menerima firman-Nya, dan kemudian melalui hal ini, sepenuhnya diselamatkan. Jika Tuhan tidak menjadi daging, tidak ada manusia daging yang akan menerima keselamatan yang demikian agung, tidak akan ada seorang pun yang akan diselamatkan. Jika Roh Tuhan bekerja secara langsung di antara manusia, manusia akan diremukkan dan ditawan sepenuhnya oleh Iblis karena manusia tidak mampu untuk berhubungan dengan Tuhan."

Bacaan Terkait

Apa perbedaan antara pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi dan pekerjaan Roh? Firman Tuhan yang Relevan:

Meskipun pekerjaan Tuhan dalam daging melibatkan berbagai kesulitan yang tak terbayangkan, namun hasil akhir yang dicapai jauh melebihi karya yang dilakukan secara langsung oleh Roh.

Meskipun pekerjaan Tuhan dalam daging melibatkan berbagai kesulitan yang tak terbayangkan, namun hasil akhir yang dicapai jauh melebihi karya yang dilakukan secara langsung oleh Roh.

Lebih banyak

"Bagi mereka yang diselamatkan, nilai guna pekerjaan Roh jauh lebih rendah daripada yang dilakukan daging: Pekerjaan Roh dapat meliputi seluruh alam semesta, melintasi gunung, sungai, danau, dan lautan, namun pekerjaan daging lebih terkait secara efektif dengan setiap orang yang berhubungan dengan-Nya. Lebih jauh lagi, Tuhan dalam rupa daging yang berbentuk nyata lebih dapat dipahami dengan baik dan dipercayai manusia, dan dapat lebih jauh memperdalam pengenalan manusia akan Tuhan, dan dapat memberi kesan yang lebih dalam akan pekerjaan Tuhan yang nyata. Pekerjaan Roh terselubung dalam misteri, hal ini sulit dipahami oleh makhluk fana, dan lebih sulit lagi untuk dilihat, sehingga mereka hanya dapat mengandalkan imajinasi-imajinasi hampa. Pekerjaan daging, sebaliknya, natural dan berdasarkan pada kenyataan, dan kaya akan hikmat, dan merupakan sebuah kenyataan yang dapat dilihat oleh mata jasmani manusia; manusia dapat secara pribadi mengalami hikmat pekerjaan Tuhan, dan tak perlu mengerahkan imajinasinya yang kaya. Inilah keakuratan dan nilai nyata dari pekerjaan Tuhan dalam daging. Roh hanya dapat melakukan hal-hal yang tak dapat dilihat dan sulit untuk dibayangkan manusia, sebagai contohnya pencerahan oleh Roh, gerakan Roh, dan bimbingan Roh, namun bagi manusia yang memiliki pikiran, hal-hal tersebut tak memberikan arti yang jelas. Semua itu hanya memberikan gerakan, atau arti yang luas, dan tidak dapat memberikan petunjuk lewat kata-kata. Namun, pekerjaan Tuhan dalam daging jauh berbeda: Karena memiliki panduan yang akurat dalam kata-kata, keinginan yang jelas, dan tujuan yang jelas. Dengan demikian, manusia tak perlu mencari-cari, atau mengerahkan imajinasinya, apalagi menerka-nerka. Inilah kejelasan dari pekerjaan daging, dan perbedaan besarnya dari pekerjaan Roh. Pekerjaan Roh hanyalah cocok untuk lingkup yang terbatas, dan tak dapat menggantikan pekerjaan daging. Pekerjaan daging memberikan manusia tujuan yang jauh lebih pasti dan lebih penting serta jauh lebih nyata, serta pengetahuan yang lebih berharga daripada pekerjaan Roh."

Mengapa Tuhan tidak menggunakan manusia untuk melakukan pekerjaan penghakiman-Nya pada akhir zaman tetapi justru harus berinkarnasi dan melakukannya sendiri?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Karena Bapa tidak menghakimi siapa pun, tetapi telah menyerahkan seluruh penghakiman itu kepada Anak " (Yohanes 5:22).

"Dan Dia juga sudah memberikan kepada-Nya otoritas untuk mengadakan penghakiman, karena Dia adalah Anak Manusia " (Yohanes 5:27).

"Pekerjaan penghakiman adalah pekerjaan Tuhan sendiri, jadi sewajarnya harus dilakukan oleh Tuhan sendiri; pekerjaan itu tidak bisa dilakukan oleh manusia atas nama-Nya. Karena penghakiman adalah penaklukan ras manusia melalui kebenaran, tidak diragukan lagi bahwa Tuhan tetap muncul sebagai gambar inkarnasi untuk melakukan pekerjaan-Nya di antara manusia. Dengan kata lain, di akhir zaman, Kristus akan menggunakan kebenaran untuk mengajar manusia di seluruh bumi dan mengungkapkan semua kebenaran kepada mereka. Inilah pekerjaan penghakiman Tuhan."

"Karena yang dihakimi adalah manusia, manusia yang adalah daging dan telah menjadi cemar, dan bukanlah roh Iblis yang dihakimi secara langsung, pekerjaan penghakiman ini tidak dilaksanakan dalam alam roh, tetapi di tengah manusia. Tak ada yang lebih tepat, dan layak, daripada Tuhan dalam daging untuk pekerjaan penghakiman atas daging manusia yang rusak. ... Iblis hanya dapat benar-benar dikalahkan jika Tuhan yang menjelma dalam daging menghakimi kecemaran umat manusia. Menjadi sama dengan manusia memiliki kemanusiaan yang normal, Tuhan dalam daging dapat menghakimi langsung ketidakbenaran manusia; inilah tanda kekudusan-Nya, dan keluarbiasaan-Nya. Hanya Tuhan yang berkualitas dan berhak menghakimi manusia, karena Dia punya kebenaran, dan keadilan, Dia yang sanggup menghakimi. Mereka yang tanpa kebenaran dan keadilan tidak layak menghakimi orang lain."

Apa saja perbedaan yang penting antara Tuhan yang berinkarnasi dan orang yang digunakan oleh Tuhan?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Sesungguhnya Aku membaptis engkau dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Dia yang datang sesudah aku lebih berkuasa daripada aku, aku pun tidak layakmembawakan kasut-Nya. Dia akan membaptis engkau dengan Roh Kudus, dan dengan api" (Matius 3:11).

"Dan Kristus adalah daging yang dikenakan oleh Roh Tuhan. Daging ini tidak seperti manusia mana pun yang terbuat dari daging. Perbedaan ini dikarenakan Kristus bukanlah daging dan darah, melainkan inkarnasi Roh. Ia memiliki kemanusiaan yang normal sekaligus keilahian yang lengkap. Keilahian-Nya tidak dimiliki oleh manusia mana pun. Kemanusiaan-Nya yang normal menunjang semua kegiatan normal-Nya dalam daging, sementara keilahian-Nya melaksanakan pekerjaan Tuhan sendiri. Baik kemanusiaan-Nya maupun keilahian-Nya, keduanya berserah pada kehendak Bapa surgawi. Substansi Kristus adalah Roh, yaitu keilahian. Oleh karena itu, substansi-Nya adalah substansi Tuhan sendiri. Substansi ini tidak akan menyela pekerjaan-Nya sendiri, dan Ia tidak mungkin melakukan apa pun yang merusak pekerjaan-Nya sendiri, ataupun mengucapkan perkataan yang bertentangan dengan kehendak-Nya sendiri. ... Semua orang yang tidak menaati Tuhan berasal dari Iblis. Iblis adalah sumber segala keburukan dan kejahatan. Alasan mengapa manusia memiliki kualitas yang serupa dengan Iblis adalah karena manusia telah dicemari dan dipengaruhi oleh Iblis. Kristus tidak dicemari oleh Iblis, sehingga Ia hanya memiliki karakter Tuhan dan tidak satu pun karakter Iblis."

"Selama berabad-abad, manusia yang dipakai oleh Tuhan mampu berpikir dan bernalar dengan normal. Mereka semua tahu prinsip tindakan manusia. Mereka memiliki ide manusia normal dan mereka diperlengkapi dengan segala hal yang harus dimiliki manusia normal. Kebanyakan dari mereka memiliki talenta luar biasa dan kecerdasan bawaan. Dalam bekerja lewat orang-orang ini, Roh Tuhan mengasah talenta mereka, yang adalah karunia pemberian Tuhan. Roh Tuhan membuat talenta mereka keluar, menggunakan kekuatan mereka untuk melayani Tuhan. Akan tetapi, esensi Tuhan tidak terpengaruh oleh ide atau pemikiran manusia, tidak tercemar dengan niat manusia, dan bahkan tidak memiliki hal-hal yang memperlengkapi manusia normal. Bisa dikatakan, Dia bahkan tidak memahami prinsip tindakan manusia. Itulah yang terjadi ketika Tuhan zaman sekarang datang ke bumi. Firman dan pekerjaan-Nya tidak tercemar oleh niat atau pemikiran manusia, tetapi adalah manifestasi langsung dari pemikiran Roh, dan Dia bekerja secara langsung atas nama Tuhan. Ini berarti Roh berfirman secara langsung, yaitu, keilahian secara langsung melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan itu tidak tercampur dengan sedikit pun niat manusia. Dengan kata lain, Tuhan yang berinkarnasi adalah perwujudan langsung dari keilahian, tanpa campuran dengan pemikiran atau gagasan manusia, dan tidak memiliki pemahaman tentang prinsip perilaku manusia. Jika hanya keilahian saja yang bekerja (maksudnya hanya Tuhan sendiri yang bekerja), maka tidak mungkin pekerjaan Tuhan dikerjakan di bumi. Jadi ketika Tuhan datang ke bumi, Dia harus memiliki sejumlah kecil orang yang Dia pakai untuk melakukan pekerjaan-Nya di antara umat manusia bersamaan dengan pekerjaan yang Tuhan lakukan dalam keilahian. Dengan kata lain, Dia memakai pekerjaan manusia untuk menopang pekerjaan ilahi-Nya. Jika tidak, maka tidak mungkin manusia bisa bersentuhan langsung dengan pekerjaan ilahi."

Tanya-Jawab tentang Kebenaran

Pertanyaan: Apa perbedaan mendasar yang sebenarnya antara Tuhan yang berinkarnasi dan orang-orang yang dipakai oleh Tuhan?

A

Jawaban: Meng Xiangyi: Kita bersekutu tentang perbedaan antara pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi dan manusia yang ...

Apa saja perbedaan yang penting antara Tuhan yang berinkarnasi dan orang yang digunakan oleh Tuhan?

"Daging manusia telah dirusak Iblis, dan begitu dibutakan, dan sangat dirugikan. Alasan paling mendasar mengapa Tuhan bekerja secara personal dalam daging adalah karena sasaran keselamatan-Nya adalah manusia yang adalah daging, dan karena Iblis juga menggunakan daging manusia untuk mengganggu pekerjaan Tuhan. Perang melawan Iblis sesungguhnya adalah pekerjaan penaklukan manusia, dan pada saat yang sama, manusia juga merupakan sasaran keselamatan Tuhan. Dengan begini, pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi adalah penting. Iblis merusak daging manusia, dan manusia menjadi perwujudan Iblis, dan menjadi sasaran yang akan dikalahkan Tuhan. Maka, perang melawan Iblis dan penyelamatan umat manusia terjadi di bumi, dan Tuhan harus mengambil rupa manusia untuk berperang melawan Iblis. Ini adalah pekerjaan paling nyata."

"Ketika Tuhan bekerja dalam daging, Dia sesungguhnya sedang berperang melawan Iblis dalam daging. Ketika Dia bekerja dalam daging, Dia melakukan pekerjaan-Nya di alam roh, dan menjadikan seluruh pekerjaan-Nya di alam roh nyata di bumi. Yang ditaklukkan adalah manusia, yang tidak taat kepada-Nya, manusia yang dikalahkan adalah perwujudan Iblis (tentu, yang juga manusia), yang dalam permusuhan dengan Dia, dan yang akhirnya diselamatkan adalah juga manusia. Dengan cara ini, lebih penting bagi-Nya menjadi manusia yang memiliki "bungkus" seorang ciptaan, sehingga Dia bisa benar-benar berperang melawan Iblis, menaklukkan manusia, yang tidak taat kepada-Nya dan punya tubuh yang sama dengan-Nya, dan menyelamatkan manusia, yang "bungkusnya" sama dengan-Nya dan yang telah dirusak Iblis. Musuh-Nya adalah manusia, sasaran penaklukan-Nya adalah manusia, dan sasaran keselamatan-Nya adalah manusia, yang diciptakan-Nya. Sehingga Dia harus menjadi manusia, dan dengan cara ini, pekerjaan-Nya jadi lebih mudah. Dia dapat mengalahkan Iblis dan menaklukkan umat manusia, dan, lebih jauh lagi, bisa menyelamatkan umat manusia."

"Pekerjaan paling bernilai bagi manusia yang rusak adalah firman yang akurat, dan tujuan yang jelas, dan yang bisa dilihat maupun disentuh. Hanya pekerjaan yang realistis dan bimbingan di saat yang tepatlah yang memenuhi selera manusia, hanya pekerjaan yang nyata yang dapat menyelamatkan manusia dari kerusakannya dan watak berdosanya. Hal ini hanya dapat diraih oleh Tuhan yang berinkarnasi; hanya Tuhan yang berinkarnasilah yang dapat menyelamatkan manusia dari kecemaran masa lalu dan watak berdosanya."

Apa Arti Mendalam dari Inkarnasi Tuhan di Akhir Zaman?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Dan aku, Yohanes, melihat kota yang kudus, Yerusalem Baru, yang turun dari Tuhan dari surga " (Wahyu 21:2).

"Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; Dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya " (Wahyu 11:15).

"Lihatlah Bait Suci Tuhan ada bersama manusia, dan Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya dan Tuhan sendiri akan ada bersama mereka, menjadi Tuhan mereka. Tuhan akan menghapuskan setiap air mata dari mata mereka; dan tidak akan ada lagi kematian, kesedihan, tangisan, dan kesakitan: karena hal-hal yang lama sudah berlalu " (Wahyu 21:3-4).

"Kerajaan meluas di tengah umat manusia, kerajaan terbentuk di tengah umat manusia, kerajaan ditegakkan di tengah umat manusia; tidak ada kekuatan apa pun yang bisa menghancurkan kerajaan-Ku. ... Aku sekarang berjalan di tengah umat-Ku, Aku hidup di tengah umat-Ku. Hari ini, mereka yang mengasihi-Ku dengan tulus, orang-orang seperti itulah yang diberkati; diberkatilah mereka yang tunduk kepada-Ku, mereka pasti akan tinggal dalam kerajaan-Ku; diberkatilah mereka yang mengenal-Ku, mereka pasti akan memegang kekuasaan dalam kerajaan-Ku; diberkatilah mereka yang mencari-Ku, mereka pasti akan lepas dari belenggu Iblis dan menikmati berkat di dalam-Ku; diberkatilah mereka yang mampu meninggalkan dirinya, mereka akan menjadi milik-Ku dan mewarisi kelimpahan kerajaan-Ku. Mereka yang menyibukkan diri demi kepentingan-Ku akan Aku hargai, mereka yang berkorban demi kepentingan-Ku akan Aku rengkuh dengan sukacita, mereka yang memberi persembahan kepada-Ku akan Kuberi sukacita. Mereka yang menemukan sukacita dalam firman-Ku akan Aku berkati, mereka pasti akan menjadi tiang yang menopang bubungan kerajaan-Ku, mereka pasti akan mendapat kelimpahan tiada tara di rumah-Ku dan tidak ada yang bisa menandingi mereka. Pernahkah engkau menerima berkat-berkat yang diberikan kepadamu? Pernahkah engkau mencari janji-janji yang diberikan bagimu? Dalam tuntunan terang-Ku, engkau semua pasti akan menghancurkan kubu-kubu pertahanan kekuatan kegelapan. Engkau semua pasti tidak akan kehilangan cahaya yang membimbingmu, bahkan di tengah kegelapan. Engkau semua pasti akan menjadi penguasa atas seluruh ciptaan. Engkau pasti akan menjadi seorang pemenang di hadapan Iblis. Pada saat tumbangnya kerajaan naga merah yang sangat besar, engkau pasti akan berdiri di tengah kumpulan besar orang banyak untuk bersaksi tentang kemenangan-Ku. Engkau semua pasti akan teguh dan tidak goyah di tanah Sinim. Lewat penderitaan yang kautanggung, engkau semua akan mewarisi berkat-Ku dan pasti akan memancarkan kemuliaan-Ku ke seluruh alam semesta."

"Ketika bangsa-bangsa dan segenap manusia di dunia semua kembali di hadapan takhta-Ku, Aku akan mengambil seluruh karunia surgawi dan menganugerahkannya kepada dunia manusia, sehingga, berkat Aku, dunia itu akan penuh dengan segala karunia yang tak tertandingi. Tetapi selama dunia lama terus ada, Aku akan melontarkan amarah-Ku atas bangsa-bangsanya, secara terang-terangan mengumumkan ketetapan administratif-Ku kepada seluruh alam semesta, dan memberikan hajaran kepada siapa pun yang melanggarnya: Ketika Aku memalingkan wajah-Ku kepada alam semesta untuk berfirman, seluruh umat manusia mendengar suara-Ku, dan kemudian melihat semua pekerjaan yang telah Kuperbuat di seluruh alam semesta. Mereka yang bertentangan dengan kehendak-Ku, artinya, barangsiapa yang menentang Aku dengan perbuatan manusia, akan tumbang di bawah hajaran-Ku. Aku akan mengambil beraneka ragam bintang di langit dan menjadikannya baru, dan berkat Aku, matahari dan bulan akan diperbarui—langit tidak akan lagi seperti sebelumnya; segala sesuatu di bumi akan diperbarui. Semuanya akan menjadi sempurna melalui firman-Ku. Banyak bangsa di alam semesta akan dipisahkan sekali lagi dan digantikan oleh bangsa-Ku, sehingga bangsa-bangsa di muka bumi akan lenyap selamanya dan menjadi suatu bangsa yang memuja Aku; seluruh bangsa di bumi akan dihancurkan, dan akan lenyap. Manusia di alam semesta, semua yang menjadi milik setan akan dimusnahkan; semua orang yang menyembah Iblis akan ditumbangkan oleh api-Ku yang menyala-nyala—kecuali mereka yang sekarang berada di dalam aliran ini, sisanya akan diubah menjadi abu. Ketika Aku menghajar orang banyak itu, mereka yang berada di dunia agamawi, dalam tingkat yang beragam, kembali ke kerajaan-Ku, ditaklukkan oleh pekerjaan-Ku, karena mereka akan melihat kedatangan Yang Mahakudus yang berada di atas awan putih. Segenap umat manusia akan mengikuti golongan mereka sendiri, dan akan menerima hajaran yang berbeda-beda sesuai dengan apa yang telah mereka perbuat. Mereka semua yang telah menentang Aku akan binasa; sedang mereka yang perbuatannya di bumi tidak melibatkan Aku, karena mereka telah membebaskan diri mereka sendiri, mereka akan terus berada di bumi di bawah pemerintahan anak-anak-Ku dan umat-Ku. Aku akan menyatakan diri-Ku kepada banyak orang dan berbagai bangsa, memperdengarkan suara-Ku sendiri di atas bumi untuk menyatakan penyempurnaan pekerjaan-Ku yang besar bagi segenap umat manusia yang akan menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri."

Lebih banyak

Firman Tuhan yang Utama

Manusia yang Rusak Lebih Membutuhkan Keselamatan dari Tuhan yang Menjadi Daging

Tuhan menjadi daging karena tujuan pekerjaan-Nya bukanlah roh Iblis, atapun sesuatu yang tidak jasmaniah, melainkan manusia, yang berasal dari daging dan telah dirusak Iblis. Justru karena daging manusia telah dirusak, maka Tuhan menjadikan manusia sebagai tujuan pekerjaan-Nya; apalagi, karena manusia adalah sasaran kerusakan, Dia menjadikan manusia satu-satunya tujuan pekerjaan-Nya di semua tahap pekerjaan penyelamatan-Nya. Manusia adalah makhluk fana dengan darah dan daging, dan Tuhanlah satu-satunya yang bisa menyelamatkan manusia. Dengan cara ini, Tuhan harus menjadi daging yang berciri sama dengan manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya, sehingga pekerjaan-Nya tersebut bisa memperoleh hasil yang lebih baik. Tuhan harus menjadi daging untuk melakukan pekerjaan-Nya dengan tepat, karena manusia itu terdiri dari daging, dan tidak mampu mengatasi dosa ataupun melepaskan dirinya dari kedagingan.

Teks Lengkap >

Kami menyambut orang-orang yang berasal dari setiap bangsa dan negara yang mencari kebenaran dan mencari manifestasi Tuhan untuk diselidiki