Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

530 Siapa yang Akan Memahami Kehendak Tuhan?

Aku memberi manusia akar keberadaannya dan menyediakan baginya benda-benda materi, tetapi manusia tidak puas dengan keadaannya saat ini dan meminta agar bisa masuk kerajaan-Ku. Tetapi bagaimana bisa ia masuk kerajaan-Ku dengan mudah, tanpa harus membayar harga dan tanpa mau memberikan pengabdian yang tidak egois? Bukannya meminta sesuatu dari manusia, Aku membuat persyaratan untuk dipenuhinya, sehingga kerajaan-Ku di bumi akan penuh dengan kemuliaan. Manusia telah dibimbing oleh-Ku ke dalam zaman sekarang, ia berada dalam keadaan ini dan ia hidup di tengah bimbingan terang-Ku. Jika bukan karena hal ini, siapakah di antara manusia di bumi yang akan tahu masa depan mereka? Siapakah yang akan mengerti kehendak-Ku? Aku menambahkan ketentuan-Ku kepada persyaratan manusia; tidakkah ini sesuai dengan hukum alam?

Diadaptasi dari "Bab 22, Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Melakukan Kebenaran adalah Kunci Iman kepada Tuhan

Selanjutnya:Melakukan Kebenaran adalah yang Terpenting

MediaTerkait

  • Kekasihku, Tunggulah Aku

    I Bulan tenang di atas pepohonan. Cantik, elok, bak kekasihku. Kasihku, Kau di mana? Ku sedang menangis. Engkau dengarkah? Hanya Engkau yang b'ri ku…

  • Nasihat Tuhan bagi Manusia

    I Tuhan dorong kau tak bicara teori, tapi apa yang asli dan penting. B'lajar "seni modern", berdedikasi. Berkata dan berbuat hal yang nyata. Berbicara…

  • Terlalu Sedikit Orang yang Sesuai Dengan Tuhan

    I Tuhan t'lah banyak berkarya. Dia banyak berfirman, demi kes'lamatan manusia, 'tuk menjadi sesuai dengan Tuhan. Namun sedikit didapati yang sepikiran…

  • Kasih Tuhan Sangat Nyata

    I Karya penaklukan Tuhan atas kalian,  sungguh besar kes'lamatan itu. Setiap kalian berdosa dan hidup dalam percabulan. Kini kalian melihat Tuhan…