Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

171 Tiada yang Mengerti Keinginan Kuat Tuhan untuk Menyelamatkan Manusia

Kecepatan

171 Tiada yang Mengerti Keinginan Kuat Tuhan untuk Menyelamatkan Manusia

I

Tuhan ciptakan dunia, bawa manusia ke sana.

makhluk yang dib'ri Tuhan kehidupan.

M'reka pun berk'luarga, tidak sendiri,

hidup di dalam penetapan-Nya.

Napas kehidupan Tuhan

yang topang tiap makhluk hidup

dalam bertumbuh sampai dewasa.

Mereka percaya semua proses ini

hanya berkat kasih orang tua.

Tiada satu pun yang t'lah disayang oleh Tuhan

berinisiatif menyembah-Nya.

Tuhan terus bekerja sesuai rencana-Nya,

walaupun s'pertinya tak ada harapan.

Dia harap suatu hari,

manusia tersadar,

lihat nilai dan tujuan hidup,

mengerti korban yang Tuhan b'ri 'tuk manusia,

betapa Dia rindukan manusia,

kembali kepada diri-Nya.

II

Tiada yang percaya Tuhan yang mem'lihara.

M'reka pikir hidup dari insting.

Tidak tahu siapa yang t'lah memb'ri kehidupan,

bagaimana insting membuat mukjizat.

M'reka pikir makananlah yang m'nopang kehidupan,

bisa hidup kar'na bertekun,

dan oleh keyakinan.

Tak m'lihat pem'liharaan-Nya.

Lalu tak hargai hidup yang Tuhan beri.

Tiada satu pun yang t'lah disayang oleh Tuhan

berinisiatif menyembah-Nya.

Tuhan terus bekerja sesuai rencana-Nya,

walaupun s'pertinya tak ada harapan.

Dia harap suatu hari,

manusia tersadar,

lihat nilai dan tujuan hidup,

mengerti korban yang Tuhan b'ri 'tuk manusia,

betapa Dia rindukan manusia,

kembali kepada diri-Nya.

Tiada satu pun yang t'lah disayang oleh Tuhan

berinisiatif menyembah-Nya.

Tuhan terus bekerja sesuai rencana-Nya,

walaupun s'pertinya tak ada harapan.

Dia harap suatu hari,

manusia tersadar,

lihat nilai dan tujuan hidup,

mengerti korban yang Tuhan b'ri 'tuk manusia,

betapa Dia rindukan manusia,

kembali kepada diri-Nya.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Manusia Hidup di Tanah yang Begitu Cemar

Selanjutnya:Tuhan ada di Surga, Juga di Bumi