Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

629 Kehilangan Kesempatanmu untuk Disempurnakan Tuhan dan Engkau akan Menyesalinya Selamanya

1 Bahwa kita telah dapat berjalan di jalur ini sampai hari ini telah ditakdirkan oleh Tuhan. Jadi, jangan mengira bahwa engkau adalah sesuatu yang istimewa atau bahwa engkau tidak beruntung—tidak ada yang boleh membuat pernyataan tentang pekerjaan Tuhan saat ini agar engkau tidak dihancurkan berkeping-keping. Cahaya telah datang kepada-Ku melalui pekerjaan Tuhan, dan tidak peduli apa pun, Tuhan akan menyempurnakan kelompok orang ini dan pekerjaan-Nya tidak pernah dapat diubah—Dia akan membawa orang-orang ini ke ujung jalan dan menyelesaikan pekerjaan-Nya di bumi. Ini adalah sesuatu yang harus kita semua pahami.

2 Mayoritas orang selalu melihat ke depan dan tak terpuaskan. Mereka semua kurang memahami niat serius Tuhan yang sekarang, sehingga mereka semua berniat melarikan diri. Mereka selalu ingin pergi ke padang gurun untuk berkelana seperti kuda liar yang terlepas dari kekangnya, tetapi hanya ada sedikit orang yang ingin menetap di tanah yang baik Kanaan untuk mencari jalan hidup manusia. Sesudah memasuki tanah yang dialiri dengan susu dan madu, jika mereka tidak menikmatinya, apa lagi yang mereka inginkan? Terus terang, di luar tanah yang baik Kanaan di mana-mana adalah padang belantara. Bahkan ketika orang telah memasuki tempat istirahat, mereka tidak dapat menegakkan kewajiban mereka; bukankah mereka hanya pelacur?

3 Jika engkau telah kehilangan kesempatan untuk disempurnakan oleh Tuhan di lingkungan itu, itu akan menjadi sesuatu yang engkau sesali selama sisa hidupmu; engkau akan merasa menyesal tidak terkira. Engkau akan berakhir seperti Musa yang hanya menatap tanah Kanaan tetapi tidak dapat menikmatinya, mengepalkan tinju kosong dan sekarat penuh penyesalan—tidakkah engkau pikir itu sesuatu yang memalukan? Apakah engkau tidak berpikir bahwa dihina oleh orang lain adalah hal yang memalukan? Apakah engkau bersedia dipermalukan oleh orang lain? Apakah engkau tidak punya hati untuk berusaha melakukannya dengan baik untuk diri sendiri? Apakah engkau tidak bersedia menjadi orang terhormat dan tulus yang disempurnakan oleh Tuhan? Apakah engkau benar-benar seseorang yang kurang memiliki tekad? Engkau tidak berkeinginan untuk menempuh jalan lain tetapi engkau juga tidak berkeinginan untuk menempuh jalan yang telah ditetapkan Tuhan untukmu? Apakah engkau berani menentang kehendak Surga? Tidak peduli seberapa hebat keahlianmu, bisakah engkau benar-benar menghina Surga?

Diadaptasi dari "Jalan ... (7)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Apa yang Paling Membuat Tuhan Sedih

Selanjutnya:Tersadar Akan Kebenaran Saat Hampir Meninggal Sudah Terlambat

media terkait