Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Kesaksian bagi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Pertanyaan 12: Engkau bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali dan sedang melakukan pekerjaan penghakiman-Nya yang dimulai di rumah Tuhan pada akhir zaman. Ini tampaknya berbeda dengan penghakiman di hadapan takhta putih yang besar menurut kitab Wahyu. Sebagian besar orang dalam lingkaran keagamaan percaya bahwa penghakiman di hadapan takhta putih yang besar ditargetkan bagi orang-orang tidak percaya yang merupakan milik si Iblis. Saat Tuhan datang, orang-orang percaya akan dibawa naik ke surga, dan setelah itu, Ia akan mengirimkan bencana untuk menghancurkan orang-orang tidak percaya. Itulah penghakiman di hadapan takhta putih yang besar. Engkau bersaksi mengenai dimulainya penghakiman Tuhan pada akhir zaman, tetapi kami masih belum melihat Tuhan mendatangkan bencana untuk menghancurkan orang-orang tidak percaya. Jadi, bagaimana mungkin itu adalah penghakiman di hadapan takhta putih yang besar?

Jawaban:

Siapa pun yang sudah membaca Alkitab dapat memahami bahwa penghakiman dari takhta putih yang besar dalam Kitab Wahyu merupakan penglihatan tentang penghakiman Tuhan di akhir zaman. Inkarnasi Tuhan Yang Mahakuasa mengungkapkan kebenaran untuk menjalankan pekerjaan penghakiman-Nya dan mulai menahirkan serta menyelamatkan umat manusia. Ini berarti bahwa penghakiman-Nya dari takhta putih yang besar sudah dimulai. Ini dimulai dari dalam rumah Tuhan. Dengan begitu, Tuhan dapat membentuk sekelompok pemenang. Kemudian, Tuhan akan mengirimkan bencana, memberi upah bagi kebaikan dan menghukum kejahatan, sampai dunia jahat ini dilenyapkan. Penghakiman Tuhan dari takhta putih yang besar akan selesai dan Dia akan menuntaskannya. Lalu Tuhan menampakkan diri secara terbuka dan mengawali zaman baru! Saat ini, kita dapat melihat jelas semua tandanya. Tanda-tanda bencana—empat bulan darah—sudah tampak. Bencana besar sudah dekat. Saat bencana besar akhirnya tiba, semua orang yang menentang, menghakimi, atau melawan Tuhan, juga gerombolan Iblis dan setan-setan, akan menghadapi pembinasaan oleh tangan Tuhan sendiri. Sekarang, coba katakan, bukankah itu yang dimaksud dengan penghakiman dari takhta putih yang besar? Kita bisa melihat dari nubuat Alkitab bahwa Tuhan jelas merencanakan kedatangan secara rahasia dan secara terbuka. Saat Dia mulai, Tuhan akan datang seperti pencuri, yang berarti Tuhan yang berinkarnasi datang secara rahasia untuk mengungkapkan kebenaran untuk melakukan pekerjaan penghakiman-Nya. Tugas pertama-Nya adalah membentuk sekelompok pemenang. Ini menggenapkan nubuat tentang "penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan". Pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman telah dimulai sejak Tuhan yang berinkarnasi datang secara rahasia untuk mengungkapkan kebenaran dan menghakimi seluruh umat manusia. Langkah pertama adalah menerapkan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan. Dengan begitu, Tuhan menahirkan dan menyelamatkan mereka yang datang kepada-Nya setelah mendengar suara-Nya, menjadikan mereka pemenang. Lalu pekerjaan besar Tuhan selesai dan bencana besar akan dimulai. Dia akan menggunakan bencana ini untuk menghukum dan membinasakan dunia yang lama. Saat itu, penghakiman Tuhan atas umat manusia akan mencapai puncaknya. Saat Tuhan menampakkan diri kembali secara terbuka di awan, itu berarti penghakiman-Nya akhirnya selesai. Kemudian akan tampak Kerajaan Tuhan yang baru! Ini menggenapkan nubuat Alkitab tentang Yerusalem baru yang turun dari surga. Sebagaimana yang difirmankan Tuhan Yang Mahakuasa: "Satu aspek dari pekerjaan Tuhan adalah menaklukkan seluruh umat manusia dan mendapatkan umat pilihan melalui firman-Nya. Aspek lainnya adalah menaklukkan semua anak-anak pemberontak melalui berbagai bencana. Inilah satu bagian dari pekerjaan Tuhan dalam skala besar. Hanya dengan cara inilah kerajaan di bumi yang diinginkan oleh Tuhan dapat tercapai sepenuhnya, dan inilah bagian dari pekerjaan Tuhan yang seperti emas murni" ("Bab 17, Penafsiran Rahasia Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). Dalam firman Tuhan, pekerjaan yang akan Dia lakukan dirangkum dengan begitu akurat. Kita dapat memahaminya dengan mudah. Penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman merupakan penghakiman di hadapan takhta putih yang besar sebagaimana dinubuatkan dalam Kitab Wahyu. Berdasarkan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, kita juga dapat memahami apa inti dari pembukaan Kitab Kehidupan dan pembukaan kitab-kitab untuk menghakimi orang mati. Jika kalian mau, akan kami jelaskan. Begini, pembukaan kitab-kitab untuk menghakimi orang mati mengacu pada penghakiman Tuhan atas semua orang yang menyangkal-Nya, bahkan bagi mereka yang berani menentang-Nya. Ini akan membuat mereka dikutuk, dihukum, lalu dibinasakan. Pembukaan Kitab Kehidupan mengacu pada penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, yang berarti bahwa Tuhan Yang Mahakuasa, Kristus di akhir zaman, mengungkapkan kebenaran untuk menghakimi dan menahirkan siapa pun yang datang ke hadapan takhta-Nya. Umat pilihan Tuhan yang menerima penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa dan diangkat ke hadapan-Nya ini akan menerima penghakiman, penahiran, dan keselamatan sejati dari Tuhan. Penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan adalah untuk menyempurnakan kelompok ini sebelum bencana terjadi. Hanya kelompok ini yang layak disebut gadis bijaksana dan nama mereka pasti dicatat dalam Kitab Kehidupan. Merekalah 144.000 pemenang dalam Kitab Wahyu! Akhirnya mereka akan masuk Kerajaan Surga untuk mewarisi hidup kekal. Ini menggenapkan nubuat dalam Wahyu: "Kemudian aku melihat, Anak Domba berdiri di Bukit Sion, dan bersama-sama dengan dia ada 144.000 orang, yang nama Bapa-Nya tertulis di dahi mereka. Lalu aku mendengar suara dari surga, seperti gemuruh air bah dan deru guntur yang menggelegar: dan aku mendengar suara para pemain kecapi memainkan kecapinya: Lalu mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di hadapan empat binatang dan tua-tua: dan tidak ada satu pun manusia yang bisa mempelajari nyanyian itu kecuali 144.000 orang yang telah ditebus dari bumi. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan; sebab mereka murni. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba ke mana pun Dia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia, sebagai buah sulung bagi Tuhan dan Anak Domba. Dan di dalam mulut mereka tidak ditemukan kelicikan: karena mereka tidak bercacat di hadapan takhta Tuhan" (Wahyu 14:1-5).

Ketika Tuhan Yang Mahakuasa melakukan pekerjaan penghakiman, ini sepenuhnya menggenapkan nubuat bahwa Tuhan akan menghakimi sambil duduk di atas takhta putih yang besar. Sebagaimana disebutkan dalam Kitab Wahyu, takhta putih yang besar itu melambangkan otoritas Tuhan. Namun, bagaimana kita mengenali otoritas Tuhan? Kita semua tahu, Tuhan menciptakan langit, bumi, dan segala sesuatu dengan firman-Nya. Dia menggunakan firman untuk menuntun, menahirkan, dan menyelamatkan kita semua, juga untuk menyelesaikan segalanya! Firman Tuhan sendiri mewakili otoritas-Nya. Sebagaimana yang difirmankan Tuhan Yang Mahakuasa: "Jika Aku berfirman, itu akan terlaksana, jika Aku memerintahkan, itu akan tetap teguh" ("Bab 21, Perkataan Kristus pada Awal Mulanya" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). "Apa yang telah Aku katakan haruslah diperhitungkan, apa yang diperhitungkan haruslah diselesaikan, dan ini tidak dapat diubah oleh siapa pun; ini mutlak" ("Bab 1, Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). Pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman adalah pekerjaan firman. Dia menggunakan firman-Nya untuk mengendalikan alam semesta dan seluruh umat manusia. Dia menggunakan firman-Nya untuk menuntun dan memelihara manusia, dan di akhir zaman, Dia menggunakan firman-Nya untuk menghakimi dan menahirkan manusia. Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Aku ingin membawa orang-orang dari seluruh bumi ke tanah Kanaan, dan karena itu Aku terus menyampaikan perkataan-perkataan di tanah Kanaan untuk mengendalikan seluruh alam semesta. Saat ini, tidak ada terang di seluruh bumi selain di Kanaan, dan semua manusia terancam bahaya kelaparan dan kedinginan" ("Deru Tujuh Guruh—Menubuatkan Bahwa Injil Kerajaan Akan Tersebar ke Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). "Di akhir zaman, ketika Tuhan menjadi daging, Dia pada dasarnya menggunakan firman-Nya untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya dan membuat segalanya menjadi jelas" ("Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). "Semua orang fasik akan dihajar oleh firman yang keluar dari mulut Tuhan, semua orang benar akan diberkati oleh firman yang keluar dari mulut-Nya, dan segala sesuatu akan ditegakkan dan dilengkapkan oleh firman dalam mulut-Nya. Dia juga tidak akan menunjukkan tanda atau mukjizat; segala sesuatu akan digenapi oleh firman-Nya, dan firman-Nya akan menjadi kenyataan. Semua orang di bumi akan merayakan firman Tuhan, baik orang dewasa, anak-anak, laki-laki, perempuan, tua, maupun muda, semuanya akan tunduk di bawah firman Tuhan" ("Kerajaan Seribu Tahun Telah Tiba" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia").

Saat firman Tuhan Yang Mahakuasa diucapkan, itu seperti kilat yang menyambar dari timur ke barat. Firman ini menahirkan dan menyempurnakan siapa pun yang datang kembali ke hadapan takhta Tuhan, menyingkapkan orang munafik, seperti orang-orang Farisi yang tidak suka bila dihadapkan dengan kebenaran, juga orang-orang fasik yang menyangkal dan menentang Tuhan. Tuhan juga menggunakan firman-Nya untuk menghantam anak-anak pemberontak. Penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman di bumi menunjukkan bahwa Tuhan sudah duduk dan memerintah di atas takhta-Nya. Sekalipun dunia tua yang jahat dan gelap ini masih ada untuk sementara, tak lama lagi dunia ini akan dihancurkan dengan bencana yang diturunkan oleh Tuhan. Tidak ada kekuatan di atas bumi ini yang sanggup menghancurkan kerajaan Tuhan, dan tak ada kekuatan yang mampu menghancurkan atau menghalangi pekerjaan-Nya. Tuhan memegang otoritas untuk menghakimi bumi, sama seperti takhta-Nya yang ada di surga. Ini tidak dapat diguncangkan dan diubah oleh siapa pun. Itu adalah fakta! Sebagaimana yang difirmankan Tuhan Yang Mahakuasa: "Kerajaan meluas di tengah umat manusia, kerajaan terbentuk di tengah umat manusia, kerajaan ditegakkan di tengah umat manusia; tidak ada kekuatan apa pun yang bisa menghancurkan kerajaan-Ku" ("Bab 19, Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). Inilah kuasa dan otoritas yang ditunjukkan dalam firman Tuhan. Saat firman Tuhan memerintah di bumi, itu berarti Kristus memerintah di bumi. Ini menunjukkan kini Tuhan sudah memerintah dari takhta-Nya di bumi. Ini cukup untuk membuktikan bahwa kerajaan Tuhan sudah ada di bumi. Ini fakta kuat yang tidak bisa disangkal! Kita dapat mengerti satu hal, yaitu bahwa kehendak Tuhan sudah terjadi di bumi sebagaimana di surga. Tuhan Yesus berkata: "Kerajaan-Mu datanglah, kehendak-Mu terjadilah di bumi, seperti di surga" (Matius 6:10). Wahyu juga menyatakan: "Dan malaikat ketujuh meniup sangkakala; dan terdengar suara nyaring di surga yang berkata, Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya. Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan Tuhan di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Tuhan, lalu berkata, Kami bersyukur kepada-Mu, Oh TUHAN Tuhan yang Mahakuasa, yang ada sekarang, yang ada sejak mulanya, dan yang akan datang; karena Engkau telah mengambil bagi-Mu kuasa-Mu yang besar, dan Engkau memerintah" (Wahyu 11:15-17). Firman ini sudah terwujud. Ini semua adalah kebenaran yang telah diselesaikan oleh pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa dan penghakiman-Nya yang dahsyat.

Dikutip dari "Pertanyaan dan Jawaban Klasik

mengenai Injil Kerajaan"

"Kebenaran, kemegahan, dan penghakiman-Ku tidak berbelas kasihan kepada Iblis. Namun bagi engkau semua, ketiga hal itu akan menyelamatkanmu, tetapi engkau semua tidak sanggup memahami watak-Ku dan juga tidak mengetahui prinsip-prinsip di balik tindakan-Ku" ("Bab 90, Perkataan Kristus pada Awal Mulanya" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"). Baris-baris firman Tuhan ini merujuk pada hasil yang dicapai oleh kebenaran, kemegahan, dan penghakiman Tuhan dalam diri manusia. Apa hasilnya? Sebagian orang tidak dapat melihatnya. "Kebenaran, kemegahan, dan penghakiman-Ku tidak berbelas kasihan kepada Iblis." Apa arti dari firman ini? Sebagian orang mengatakan, "Arti dari firman ini adalah kebenaran, kemegahan, dan penghakiman Tuhan ditujukan kepada Iblis, bukan kepada manusia." Apakah penafsiran ini benar atau salah? Penafsiran ini salah, bahkan tidak masuk akal. Di sini, juga dikatakan, "Namun bagi engkau semua, ketiga hal itu akan menyelamatkanmu." Apa artinya ini? "Engkau" mengacu pada umat pilihan Tuhan, semua yang menerima pekerjaan Tuhan. Bagi umat pilihan Tuhan dan semua orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, kebenaran, kemegahan, dan penghakiman Tuhan adalah untuk keselamatan mereka. Sebagian orang merasa ini bertentangan, dengan mengatakan, "Itu semua tidak menunjukkan belas kasihan kepada Iblis, melainkan untuk menyelamatkan manusia. Jadi, kebenaran, keagungan, dan penghakiman Tuhan itu, apakah ditujukan kepada Iblis atau manusia?" Apakah masalah ini mudah diselesaikan? Sebagian orang mungkin berpikir seperti ini: "Di antara semua manusia, sebagian adalah pengikut Iblis, si jahat, dan sebagian adalah umat pilihan Tuhan, yang adalah sasaran penyelamatan. Jadi, bagi Iblis, kebenaran, kemegahan, dan penghakiman Tuhan adalah pengungkapan, penyingkiran, atau hukuman. Bagi umat pilihan Tuhan, bagi mereka yang sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, itu semua adalah sepenuhnya demi penyelamatan, demi penyucian, dan demi penyempurnaan." Apakah penafsiran ini benar atau tidak? Penafsiran ini benar. Orang-orang seperti ini telah menemukan jalannya. Jadi sekarang, apakah Iblis ataukah umat pilihan Tuhan yang akan menjalani penghakiman Tuhan yang benar, megah, dan dahsyat tersebut? Semua harus menerimanya. Siapa pun tidak boleh untuk tidak menerimanya. Dengan kata lain, tidak ada yang dapat menghindarinya; ini fakta. Sebagian orang mungkin berkata, "Tuhan mengucapkan firman-Nya, tetapi orang-orang tidak percaya, orang beragama, dan mereka yang mengikuti Iblis tidak pernah mendengar atau membacanya!" Jika mereka tidak mendengar atau membacanya, apakah mereka akan luput dari penghakiman dan hajaran Tuhan? Mereka mungkin luput dari penghakiman dan hajaran firman Tuhan, tetapi dapatkah mereka lolos dari murka Tuhan dan bencana yang dikirim oleh Tuhan? Dapatkah mereka luput dari penghakiman dan hajaran oleh fakta yang terjadi? Tidak ada yang dapat menghindarinya. Jika engkau tidak menerima penghakiman dan hajaran firman Tuhan, engkau harus menerima penghakiman dan hajaran oleh fakta yang terjadi. Jadi apa yang dimaksud dengan penghakiman dan hajaran oleh fakta yang terjadi? Bencana! Karena itu, penghakiman Tuhan di atas takhta putih yang besar pada akhir zaman telah dimulai.

Penghakiman oleh firman Tuhan ditujukan kepada umat pilihan Tuhan. Penghakiman oleh fakta yang terjadi, penghakiman dan hajaran berupa bencana, ditujukan kepada orang-orang tidak percaya. Jadi, ada dua aspek pada pekerjaan penghakiman, yang dilakukan bersamaan. Hal ini tidak dapat diabaikan. Sebagian orang berkata, "Orang-orang pilihan di rumah Tuhan sedang menjalani penghakiman dan hajaran dari Tuhan, tetapi orang-orang tidak percaya makan, minum, dan berpesta pora, dan mereka belum menerima penghakiman dan hajaran Tuhan!" Penghakiman dan hajaran oleh fakta yang terjadi berbeda dengan penghakiman dan hajaran oleh firman. Penghakiman dan hajaran oleh firman terjadi dalam jangka waktu yang lama, tetapi penghakiman dan hajaran oleh fakta yang terjadi akan datang dalam waktu yang singkat, dalam sekejap. Itu seperti sebuah gempa yang dahsyat. Ketika orang-orang sedang makan, minum, dan bersenang-senang, tiba-tiba, tanah bergetar, dan gempa bumi dahsyat terjadi. Semua orang ingin lari tetapi tidak bisa, dan akhirnya mati remuk. Penghakiman dan hajaran oleh fakta yang terjadi berlangsung cepat, sementara, tiba-tiba, dan tidak mungkin dicegah. Penghakiman dan hajaran oleh firman berbeda. Itu memerlukan jangka waktu tertentu. Selain itu, sebagian orang belum makan atau minum firman Tuhan, dan sebagian orang telah memakan dan meminumnya tetapi tidak memasukkannya ke hati. Sebagian orang telah memasukkannya ke hati mereka tetapi belum mengalami penghakimannya. Tidak mengalaminya tidak dapat diterima. Pertama kali mereka mengalaminya, mereka mungkin tidak dapat menaatinya, dan mereka tidak memiliki pengetahuan atau pun pemahaman, tetapi setelah jangka waktu tertentu, pemahaman datang dan setelah sedikit lebih lama, mereka lebih paham lagi. Setelah mengalami sedikit lebih lama, mereka dapat memahami secara lebih menyeluruh, dan kemudian pertobatan yang nyata dan perubahan yang nyata dapat muncul. Ini adalah proses pengejaran kebenaran. Dari tidak paham menjadi paham, ketaatan yang dihasilkan dari pemahaman dan pengetahuan yang dihasilkan dari ketaatan—proses ini memerlukan waktu lama. Untuk mencapai hasil, sebagian orang harus mengalaminya selama sepuluh atau dua puluh tahun, dan sebagian orang dua puluh hingga tiga puluh tahun. Dan sementara kita mengalami penghakiman dan hajaran firman Tuhan, apa yang dilakukan oleh orang-orang tidak percaya? Mereka makan, minum, bersenang-senang, tidur, dan bermimpi! Ketika kita telah mengalami cukup penghakiman dan hajaran dan disucikan, dan kita mulai bersukacita dan memuji Tuhan, ketika umat Tuhan disempurnakan oleh Tuhan, bencana bagi orang-orang tidak percaya akan datang. Dan ketika bencana datang, itu akan menjadi waktu kematian mereka! Kebanyakan orang sekarang telah menyadari, "Ini adalah penghakiman takhta putih yang besar! Penghakiman dan hajaran oleh firman bersifat batiniah dan kedatangan serta hukuman berupa bencana bersifat lahiriah. Mereka yang tidak percaya kepada Tuhan dan mereka yang menentang Tuhan semuanya pasti mati dalam bencana." Apa hubungan waktu antara penghakiman dan hajaran batiniah oleh firman dan hukuman lahiriah berupa bencana? Keduanya terjadi bersamaan. Segala jenis bencana juga terjadi pada orang-orang tidak percaya, tetapi bencana itu tidak begitu besar, juga tidak digolongkan sebagai bencana yang menghancurkan. Namun, begitu umat pilihan Tuhan telah disempurnakan, ketika sekelompok pemenang muncul, maka "wus," bencana besar pun akan segera turun. Ini adalah penghakiman dan hajaran berupa bencana yang digunakan untuk membuang orang-orang tidak percaya. Penghakiman dan hajaran ini penuh dengan murka dan kemegahan!

Dikutip dari "Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk

ke Dalam Kehidupan, Volume 121"

Sebelumnya:Pertanyaan 11: Engkau bersaksi bahwa Tuhan Yang Mahakuasa menyatakan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman-Nya pada akhir zaman, tetapi aku percaya bahwa kepercayaan kami kepada Tuhan Yesus dan penerimaan kami akan pekerjaan Roh Kudus sudah berarti bahwa kami telah mengalami pekerjaan penghakiman oleh Tuhan. Berikut adalah firman yang Tuhan Yesus ucapkan sebagai buktinya: "Jika Aku tidak pergi, Sang Penghibur itu tidak akan datang kepadamu; tetapi jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan ketika Dia datang, Dia akan menegur dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman" (Yohanes 16:7-8). Kami percaya bahwa, meskipun Tuhan Yesus melakukan pekerjaan penebusan, pada hari Pentakosta setelah Ia naik ke surga, Roh Kudus turun dan bekerja dalam diri manusia untuk: "... menegur dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman." Seharusnya itulah pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman; jadi, yang ingin kuketahui adalah, apa sebenarnya perbedaan antara pekerjaan penghakiman pada akhir zaman yang dilakukan oleh Tuhan Yang Mahakuasa dan pekerjaan Tuhan Yesus?

Selanjutnya:Pertanyaan 13: Kebanyakan orang di dunia keagamaan percaya bahwa perkataan Tuhan Yesus "Selesai sudah" (Yohanes 19:30) di atas kayu salib adalah bukti bahwa pekerjaan keselamatan oleh Tuhan sudah benar-benar selesai. Akan tetapi, engkau bersaksi bahwa Tuhan telah kembali sebagai manusia untuk menyatakan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai di rumah Tuhan untuk sepenuhnya menyelamatkan manusia. Jadi, sebenarnya bagaimana kami harus memahami pekerjaan Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia? Kami belum memahami dengan jelas aspek kebenaran ini; jadi, mohon jelaskan hal ini bagi kami.

media terkait