Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

642 Bagaimana Umat Manusia yang Rusak Memperlakukan Tuhan

1 Siapakah bisa memahami hati Tuhan, yang seperti seorang ibu yang penyayang? Siapakah bisa memahami hati Tuhan yang penuh semangat? Hati Tuhan yang penuh semangat dan pengharapan-Nya yang kuat telah dibalas dengan hati yang dingin, dengan mata yang tak berperasaan dan tak peduli, dengan teguran dan hinaan yang berulang-ulang dari manusia, dengan ucapan yang tajam, sarkasme, dan penghinaan, semua itu dibalas dengan cemoohan manusia, dengan injakan dan penolakan, dengan kesalahpahaman, rintihan, kerenggangan, dan sikap menghindar dari manusia, tidak dengan apa pun kecuali kebohongan, serangan, dan kepahitan.

2 Kata-kata yang penuh kehangatan telah disambut dengan alis yang mengancam dan perlawanan yang dingin dari seribu jari yang bergoyang-goyang. Tuhan hanya dapat bertahan, dengan kepala tertunduk, melayani manusia seperti sapi yang menurut. Sudah berapa banyak matahari dan bulan, sudah berapa kali bintang-bintang dihadapi-Nya, sudah berapa kali Dia berangkat pada waktu fajar dan kembali pada senja hari, berputar-putar dan berbalik, menanggung penderitaan yang seribu kali lebih besar daripada rasa sakit karena kepergian-Nya dari Bapa-Nya, menahan serangan dan penghancuran manusia, penanganan dan pemangkasan manusia. Kerendahan hati dan ketersembunyian Tuhan telah dibalas dengan prasangka manusia, dengan pandangan dan perlakuan yang tidak adil dari manusia. Anonimitas, kesabaran, dan toleransi-Nya telah dibalas dengan tatapan serakah dari manusia. Manusia berusaha menindas Tuhan sampai mati, tanpa rasa bersalah sedikit pun, dan berusaha menginjak Tuhan masuk ke dalam tanah.

Diadaptasi dari "Pekerjaan dan Jalan Masuk (9)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Siapa yang Pernah Mengerti Hati Tuhan?

Selanjutnya:Siapa Orang Fasik yang Menentang Tuhan?

media terkait