Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Bantahan hebat orang Kristen atas gagasan dari seorang pendeta Gereja Tiga-Pendirian

3

Pendeta Feng (Seorang pendeta Gereja Tiga Pendirian): Saudariku. Gagasanmu mengenai jalan yang benar sangat bagus. Aku setuju kalau firman Tuhan Yesus itu konsisten. Tapi kau berkata Tuhan Yesus sudah kembali sebagai inkarnasi Tuhan Yang Mahakuasa. Itu yang tidak kumengerti. Kau juga tahu selama bertahun-tahun Partai Komunis telah menghukum dan menangkap kalian semua. Kebanyakan pendeta dari komunitas keagamaan mengutuk Kilat dari Timur. Kalau Tuhan Yang Mahakuasa sungguh Tuhan Yesus yang datang kembali, Dia pasti akan mendapatkan perlawanan dari PKT, tapi mengapa komunitas keagamaan juga mengutuknya? Kalau Tuhan memang sudah kembali, seharusnya Dia menampakkan diri kepada para pendeta dan penatua, supaya mereka menjadi orang-orang pertama yang akan diangkat. Tapi bukan itu yang terjadi. Kilat dari Timur bukan hanya dikecam PKT, karena bahkan para pendeta dan penatua di komunitas keagamaan menentang dan juga mengecamnya. Apa masalahnya? Bisakah kau jelaskan ini kepadaku?

Jiang Xinyi (Seorang Kristen): Pendeta Feng, kau mempertanyakan penampakan dan pekerjaan Tuhan di akhir zaman karena para pendeta dan penatua menentang Tuhan Yang Mahakuasa. Itu normal. Ketika Tuhan Yesus menampakkan diri untuk bekerja, bukan hanya kediktatoran Romawi menentang dan menghukum-Nya, agama Yahudi juga mengutuk Tuhan Yesus. Lalu apakah Tuhan Yesus bukan penampakan Tuhan? Apa kau yakin semua yang dikecam komunitas keagamaan bukan jalan yang benar? Karena kau percaya bahwa semua yang dikecam dunia keagamaan bukan pekerjaan Tuhan, aku bertanya kepadamu, apakah Tuhan Yesus adalah penampakan Tuhan? Apakah pekerjaan Tuhan Yesus merupakan penampakan dan pekerjaan Tuhan? Karena para pemimpin masa itu menolak Tuhan Yesus, apa dasar dari kepercayaanmu kepada Tuhan Yesus? Pendeta Feng, kau mengenal Alkitab. Lalu mengapa Tuhan Yesus mengutuk orang Farisi? Orang Farisi mewakili siapa? Bukankah mereka mewakili para pemimpin keagamaan? Kitab Wahyu menubuatkan kebinasaan dunia keagamaan. Apa artinya itu? Itu menunjukkan kalau para pemimpin keagamaan menentang Tuhan. Mereka semua melawan Tuhan, menyangkal, dan menentang Kristus. Bukankah itu benar? Mengapa komunitas keagamaan begitu hampa akan pekerjaan Roh Kudus? Itu sudah cukup untuk menunjukkan kalau Tuhan membenci dan mengutuk seluruh kalangan. Tuhan menginginkan mereka yang sungguh milik-Nya untuk keluar dari agama, meninggalkan kota Babel, dan datang kepada-Nya. Itulah tujuan Tuhan. Kalau kau tidak percaya, lihatlah nubuat dalam Kitab Wahyu, bagaimana Tuhan Yesus mengutuk orang Farisi, dan kau akan memahaminya.

Pendeta Feng: Tuhan Yesus mengutuk orang Farisi, kau benar. Kitab Wahyu juga meramalkan runtuhnya Babel. Aku tahu semua ini. Tapi, kau bilang Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali untuk melakukan pekerjaan penghakiman di akhir zaman. Apakah itu berdasarkan Alkitab? Orang yang memercayai Tuhan tahu Tuhan Yesus akan kembali dengan turun bersama awan dan dilihat semua orang. Dan sejauh ini, kita belum melihat Tuhan Yesus turun bersama awan. Jadi aku yakin kalau Tuhan belum datang kembali. Saudari Jiang, aku tidak mengerti. Mengapa kau mengatakan Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali? Bagaimana kau bisa yakin kalau Tuhan akan menampakkan diri di akhir zaman dengan berinkarnasi sebagai Anak Manusia? Bisakah kau menjelaskannya?

Jiang Xinyi: Pendeta, kau sering mengajar Alkitab. Seharusnya kau lebih tahu dariku. Tapi keyakinanku kepada Tuhan Yang Mahakuasa berasal dari pengamatan. Aku sudah membaca banyak firman Tuhan Yang Mahakuasa, dan menemukan bahwa firman-Nya adalah kebenaran, yang mengungkap misteri-misteri Alkitab. Pengungkapan dari Tuhan Yang Mahakuasa adalah suara Tuhan. Aku menerima Tuhan Yang Mahakuasa berdasarkan nubuat Tuhan Yesus. "Karena sama seperti kilat yang memancar dari satu bagian di bawah langit, bersinar sampai ke bagian lain di bawah langit; demikian juga Anak Manusia saat hari kedatangan-Nya tiba. Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini" (Lukas 17:24-25). "Dan di saat tengah malam ada suara seruan terdengar, Lihatlah, Mempelai laki-laki itu datang; keluarlah dan jumpai Dia" (Matius.25:6). "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20). Tuhan Yesus menyebut "kedatangan Anak manusia" dan mengenai "Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini." Ini jelas menunjukkan bahwa di akhir zaman, Tuhan akan kembali sebagai Anak manusia, dan masih akan bicara kepada manusia. Ketika manusia mendengar suaranya, mereka akan menyambut Tuhan. Penampakan Tuhan Yang Mahakuasa menggenapi nubuat Tuhan Yesus. Firman Tuhan berkata Dia akan kembali sebagai Anak manusia di akhir zaman. Anak manusia menggambarkan seorang biasa dengan kemanusiaan yang normal. Itu berarti inkarnasi Tuhan. Kalau memang itu adalah tubuh roh dari Tuhan Yesus yang bangkit kembali, tidak mungkin Anak manusia, karena tubuh roh Tuhan Yesus bisa muncul dan menghilang dan menembus tembok. Tubuh itu tidak akan mengikuti hukum fisika yang normal. Bukan tubuh dengan kemanusiaan yang normal. Pendeta, apa kata-kataku benar? Karena Tuhan sudah kembali sebagai Anak manusia, seperti Tuhan Yesus yang dulu menampakkan diri sebagai manusia biasa, orang menentang-Nya karena mereka tidak menyadari kalau Dia itu Tuhan. Kalau Tuhan datang dengan tubuh roh, itu penampakan yang luar biasa. Semua orang akan tersungkur. Lalu bagaimana bisa Tuhan mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini? Bukankah berarti nubuat Tuhan Yesus menjadi kurang tepat? Jadi, kembalinya Tuhan sebagai Anak manusia dalam daging di akhir zaman itu benar. Bagaimana kau menerimanya, Pendeta Feng?

Pendeta Feng: Pemahamanmu benar dan secara Alkitabiah masuk akal. Tapi aku tidak bisa membandingkan penampakan dan pekerjaan Tuhan dengan mengungkapkan kebenaran. Kalau seseorang mendapatkan wahyu dari Tuhan, bukankah dia juga bisa mengungkapkan kebenaran? Para nabi mengungkapkan firman Tuhan. Apakah ini juga berarti mereka merupakan penampakan Tuhan? Saudari Jiang, kau harus berhati-hati dalam menerima penampakan dan pekerjaan Tuhan. Seperti yang tertulis di Alkitab: "Jadi, jika ada orang yang berkata kepada engkau: Lihat, Kristus ada di sini, atau Kristus ada di sana; jangan engkau percaya. Karena akan bangkit Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu, dan mereka akan membuat tanda-tanda dan mukjizat yang dahsyat; jadi, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang-orang pilihan" (Matius 24:23-24). Tuhan berkata di akhir zaman akan ada para nabi dan Kristus palsu. Jadi kita tidak bisa langsung memercayai siapa pun yang bersaksi tentang kembalinya Tuhan dalam daging. Kau mengerti? Bagaimana kau tahu kalau kau tidak ditipu?

Jiang Xinyi: Pendeta, mendengar ucapanmu, kau begitu takut tertipu sampai tidak mampu menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Banyak orang memperingatkanku saat aku mempelajari jalan kebenaran. Mereka bacakan ayat yang sama sepertimu. Tapi kutipan ini hanya mengatakan kepada kita untuk berhati-hati dan menghindari tipu daya. Ayat itu tidak menyangkal kedatangan Tuhan kembali di akhir zaman sebagai Anak manusia. Tidak membuktikan kalau Kristus tidak akan menampakkan diri untuk bekerja di akhir zaman, karena Tuhan Yesus jelas berkata, Aku datang segera. Kalau kita tafsirkan bagian ini menjadi Kristus tidak akan datang untuk bekerja di akhir zaman, dan kita akan ditipu oleh Kristus palsu, itu kesalahan besar. Pendeta Feng, kau juga seharusnya tahu pada masa-masa saat Tuhan menampakkan diri dalam daging di akhir zaman, para nabi dan Kristus palsu akan muncul dan menipu orang di mana-mana. Tapi saat ini terjadi, bagaimana kita menentukan bahwa itu adalah pekerjaan dan penampakan Tuhan? Bagaimana kita mengenali para Kristus palsu? Firman Tuhan Yesus sangat jelas. "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). "Dan di saat tengah malam ada suara seruan terdengar, Lihatlah, Mempelai laki-laki itu datang; keluarlah dan jumpai Dia" (Matius 25:6). "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20). "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran" (Yohanes 16:12-13). Dari firman Tuhan, kita bisa mengetahui ini. Ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman, Dia bicara. Siapa yang mendengar suara-Nya akan menyambut Tuhan. Maka dari itu, kita harus mendengar suara Tuhan untuk mengenali penampakan dan pekerjaan-Nya. Kitab Wahyu mengatakan: "Barang siapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja" (Wahyu 2:7). Untuk mengenali penampakan dan pekerjaan Tuhan, seseorang harus mencari firman Roh Kudus kepada gereja. Saat kita menemukan gereja tempat Roh Kudus bicara, di sanalah kita akan menemukan penampakan dan pekerjaan Tuhan. Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Oleh karena inilah, berhubung kita sedang mencari jejak langkah Tuhan, maka kita pun harus mencari kehendak Tuhan, firman Tuhan, perkataan Tuhan—sebab, di mana pun ada firman baru yang diucapkan Tuhan, suara Tuhan ada di sana, dan di mana pun ada langkah kaki Tuhan, perbuatan Tuhan juga ada di sana. Di mana pun ada pengungkapan Tuhan, di sanalah Tuhan menampakkan diri, dan di mana pun Tuhan menampakkan diri, di situlah kebenaran, dan jalan, dan hidup ada" (Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia). Saat kutemukan bahwa firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran dan suara Tuhan. Aku menerima Tuhan Yang Mahakuasa. Tanpa Tuhan, siapa yang bisa mengungkapkan begitu banyak kebenaran? Ini cukup untuk membuktikan bahwa itulah penampakan Tuhan dalam daging kepada manusia karena manusia rusak dan tidak memiliki kebenaran. Bahkan mereka yang diselamatkan Tuhan dan orang suci zaman dulu tidak bisa mengungkapkannya. Orang yang percaya Tuhan tidak bisa mengungkapkan kebenaran, walau dengan pengetahuan Alkitab. Iblis bisa melakukan mukjizat, tapi tidak bisa mengungkapkan kebenaran. Walau seorang nabi bisa menyampaikan firman Tuhan, dia hanya mengulangi kata-kata-Nya. Kata-kata yang diucapkannya sangat terbatas. Dia tidak akan berfungsi tanpa instruksi Tuhan. Dia tidak punya kebenaran sendiri. Juga tidak bisa melakukan pekerjaan Tuhan. Dia hanya manusia. Maka itu, dalam mencari pekerjaan dan penampakan Tuhan, pastikan kalau Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Hanya Dia yang bisa mengungkapkan kebenaran adalah penampakan Tuhan. Kalau tidak bisa mengungkapkan kebenaran, walau melakukan mukjizat, dia bukan penampakan Tuhan. Aku sudah lama memikirkan ini. Aku memutuskan, karena Tuhan Yang Mahakuasa mengungkapkan begitu banyak kebenaran, Dia adalah penampakan Tuhan. Apakah ada yang salah dari kesimpulanku?

Pastor Feng: Saudari Jiang. Mendengarmu barusan, jelas kau seorang yang bijaksana dan tegas. Sekarang aku yakin kau tidak ditipu untuk memercayai Tuhan Yang Mahakuasa. Kau belum lama menjadi orang percaya, tapi kau mengenal Alkitab dengan baik. Aku mengagumi itu. Sepertinya kebenaran bisa ditemukan dalam kata-kata Tuhan Yang Mahakuasa. Kalau ada kesempatan, aku harus membaca Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia, dan meneliti pekerjaan-Nya di akhir zaman.

dari naskah film "Sebuah percakapan"

media terkait