Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Mengapa Partai Komunis Tiongkok Merancang Insiden Zhaoyuan 28/5?

3

Ma Jinlong (Kapten Tim Keamanan Nasional): Dengar, Han Lu, sebenarnya, kami memahami orang yang percaya Tuhan. Aku punya teman yang percaya kepada Tuhan. Aku tahu mereka yang percaya Tuhan adalah orang baik, tidak melakukan kejahatan. Lalu mengapa Partai Komunis menginginkanmu? Ini karena Gereja Tuhan Yang Mahakuasa milikmu berkembang sangat cepat, begitu juga pengaruhnya. Kamu terus menyebarkan firman Tuhan Yang Mahakuasa, menggoncangkan komunitas beragama. Kamu pikir Partai Komunis tak akan menindas dan menahanmu? Kamu tahu apa artinya “Kasus 28 Mei Shandong Zhaoyuan”? Itu adalah sinyal kuat Partai Komunis kepada seluruh dunia, untuk melarang dan menghancurkan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Kasus itu juga memproklamasikan slogan, “pasukan tetap tinggal sampai pelarangan selesai.” Apa artinya ini? Artinya kepemimpinan pusat sudah menetapkan untuk melarang dan menyingkirkan seluruh gereja bawah tanah, khususnya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa milikmu. Setelah persidangan publik kasus Shandong Zhaoyuan, meskipun banyak orang mempertanyakan banyak hal tentang kasus Shandong Zhaoyuan, mengatakan bahwa kasus ini kemungkinan besar palsu, dan sengaja dibuat Partai Komunis untuk menjebak dan memfitnah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, namun, kasus ini sampai ke pengadilan, dan didengarkan di persidangan publik. Media berita juga membuat laporan. Sebesar apa pun keraguan dan penyangkalanmu terhadap kasus itu, tak ada gunanya. Saat Partai Komunis berkata dan bertindak demikian, akan ada banyak yang percaya. Meskipun kebohongan, dan kekerasan bukan hal positif, tetapi itu efektif. Kamu setuju, bukan?

Han Lu (Seorang Kristen): Kapten Ma, kasus Shandong Zhaoyuan hanya bisa membodohi orang untuk waktu singkat. Kebohongan tak bertahan lama. Cepat, atau lambat, kebenaran akan terungkap. Ketika PKT menekan agama, etnis minoritas, mahasiswa universitas, PKT selalu membuat kasus yang tidak adil terlebih dahulu. Memanipulasi opini publik untuk meraih tujuan. Siapa yang tak tahu pengadilan dan media Tiongkok sepenuhnya dikontrol oleh Partai Komunis Tiongkok? Tak bisa menentukan nasib sendiri. Pengadilan PKT adalah mesin penjaga kediktatoran Partai Komunis. Media berita adalah alat propaganda, dan instrumen Partai Komunis Tiongkok, pemain yang berbohong bagi pemerintah untuk membingungkan orang, dan menipu dunia. Ini adalah fakta umum publik. Kasus Shandong Zhaoyuan penuh dengan tanda tanya. Ketika pengadilan mendengarkan kasus Shandong Zhaoyuan, si pelaku menyatakan di pengadilan, “Zhang Fan dan aku adalah juru bicara asli satu-satunya ‘Tuhan Yang Mahakuasa’. Negara memberantas ‘Tuhan Yang Mahakuasa’ yang Zhao Weishan percayai, bukan ‘Tuhan Yang Mahakuasa’ yang kami percaya.” Aku tak pernah berhubungan dengan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Berulang kali mereka berkata mereka bukan anggota Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Bagian yang membingungkan adalah hakim Komunis Tiongkok bahkan tak menghiraukan pernyataan terdakwa, dan menyatakan dalam pendapat sepenuhnya bahwa mereka anggota Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Apa masalahnya? Pengadilan Komunis membelokkan fakta, menjebak, dan memfitnah Gereja, dan tak menghiraukan hukum dengan menyalahkan pembunuhan ini pada Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Pemerintah komunis lalu memanfaatkan media untuk menarik perhatian publik terhadap kasus ini. Orang bijak bisa melihat, ini kasus palsu lain yang dirancang PKT dengan seksama. Apa tujuan PKT melakukan ini? Orang yang pintar bisa melihat ini adalah perancangan opini publik untuk menekan dan menyiksa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa.

Chen Jun (Wakil kapten tim keamanan nasional): Jika kasus Shandong Zhaoyuan palsu, lalu kenapa? Untuk menekan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, Partai Komunis Tiongkok memakai propaganda, menciptakan opini publik, dan memperoleh hasil. Partai Komunis Tiongkok memiliki kekuatan suara. Media, stasiun radio, dan koran adalah alat suara Partai Komunis. Kamu mungkin benar, tapi itu sia-sia. Partai Komunis mengatakan “Kebohongan menjadi kebenaran jika diulang sepuluh ribu kali.” Kamu tak tahu itu? Apa yang Partai Komunis pakai untuk menguasai rakyat adalah kebohongan yang dibuat-buat dan kekerasan revolusioner. Ini suatu keharusan politik. Seperti yang dikatakan Ketua Ma, “Ini bukan konspirasi, ini plot terbuka.” Kebohongan, dan tipu muslihat? “Menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan”—itu cara Partai Komunis mencapai tujuan! Kamu paham itu?

Han Lu: Kamu pikir bisa membingungkan, dan menipu orang Tiongkok, dan dunia dengan kebohongan? Kurasa tidak. Kebohongan hanya bisa membingungkan dan menipu orang untuk sementara, tidak untuk waktu lama. Cepat, atau lambat, kebenaran akan sepenuhnya terlihat! Mengatakan “Kebohongan menjadi kebenaran jika diulang sepuluh ribu kali” itu tak masuk akal. Aku tak bisa menerima suatu kebohongan menjadi nyata, bahkan jika sudah diulang sepuluh ribu kali, atau lebih. Kebohongan pada akhirnya akan terungkap, dan tersingkap. Kebohongan tak pernah bisa berdiri sendiri. Aksi Partai Komunis sepenuhnya mengonfirmasi firman di Alkitab: “Engkau adalah anak bapamu yang jahat dan keinginan bapamu itu yang engkau lakukan. Ia adalah pembunuh sejak awal, dan tidak hidup dalam kebenaran, karena tidak ada kebenaran di dalamnya. Ketika ia berbohong, ia berbicara dari dirinya sendiri: karena ia adalah pendusta, dan bapa dari segala dusta” (Yohanes 8:44). Iblis adalah bapak kebohongan. Hanya iblis yang terus akan bohong, dan menipu.

dari naskah film “Manisnya Masa Sulit”

media terkait