Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Kesaksian bagi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Pertanyaan 41: Kita telah melihat sejumlah pidato secara online dari pemerintah Komunis Tiongkok (PKT) dan dunia keagamaan yang memfitnah, menjelek-jelekkan, menyerang dan mencemari nama Gereja Tuhan Yang Mahakuasa (misalnya insiden "28 Mei" di Zhaoyuan, provinsi Shandong). Kita juga tahu bahwa PKT itu paling mahir dalam mengatakan kebohongan dan tipu daya, memutarbalikkan fakta untuk memperdaya orang, dan paling baik dalam memfitnah, menyerang serta menghakimi negara-negara yang menjadi musuhnya; jadi, apa pun yang dikatakan oleh PKT sama sekali tidak boleh dipercaya. Akan tetapi, banyak hal yang dikatakan oleh para pendeta dan penatua agama sama seperti yang dikatakan oleh PKT. Oleh karena itu, bagaimana seharusnya kita membedakan kata-kata fitnahan dan pencemaran yang datang dari PKT serta dunia keagamaan?

Jawaban:

Mengapa kekuatan jahat Iblis begitu keras menyerang pekerjaan Tuhan, menghakimi pekerjaan Tuhan sedemikian rupa? Mengapa kekuatan jahat si naga merah yang sangat besar dengan kalap menyerang dan mengutuk Tuhan, dan menindas gereja-Nya? Mengapa semua kekuatan jahat pengikut Iblis, termasuk kelompok-kelompok antikristus di lingkungan keagamaan, mengutuk Tuhan yang Mahakuasa? Itu karena Iblis tahu bahwa kesudahannya sudah dekat, bahwa Tuhan telah mendapatkan kerajaan-Nya dan kerajaan itu telah tiba di bumi, dan bahwa Iblis akan segera binasa jika tidak terlibat dalam pertempuran hidup-mati melawan Tuhan. Sudahkah engkau memahami fakta ini? Setelah mereka mendengar kecaman kalap Pemerintah Komunis Tiongkok (PKT) terhadap pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, banyak orang bingung berpikir bahwa ini tidak mungkin jalan yang benar. Setelah mereka melihat kecaman luas dari para pendeta dan penatua dari kalangan keagamaan, mereka berpikir bahwa ini jelas bukan jalan yang benar. Dalam hal apa orang-orang ini bingung? Apakah mereka dapat benar-benar memahami esensi gelap dan jahat dunia ini? Alkitab menyatakan: "Dan terang itu bersinar dalam kegelapan; dan kegelapan tidak bisa menguasainya" (Yohanes 1:5). Apakah mereka benar-benar memahami kata-kata ini? "Seluruh dunia ada dalam kejahatan" (1 Yohanes 5:19). Dapatkah mereka memahami makna sebenarnya dari kata-kata ini? Mereka tidak mampu memahami apa pun. Mereka berpikir bahwa jika ini adalah jalan yang benar, jika Tuhan telah tiba, pemerintah Tiongkok seharusnya menyambut, kalangan keagamaan seharusnya menyambut, dan hanya jika demikian, jalan itu mungkin merupakan jalan yang benar. Logika macam apa ini? Bukankah ini logika Iblis? Ketika beberapa orang meneliti pekerjaan Tuhan, pertama-tama mereka melihat apakah dunia menyambut dan menyetujui Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, Sang Kilat dari Timur, dan apakah kalangan keagamaan menyambut dan menyetujui hal itu. "Hanya jika dunia menyambut, dan terutama, jika pemerintah PKT menyatakan bahwa itu adalah jalan yang benar, kita dapat memercayainya. Jika semua pendeta dan penatua dari kalangan keagamaan menyatakan bahwa ini adalah jalan yang benar, bahwa ini adalah kedatangan kembali Tuhan Yesus, barulah kita dapat menerimanya." Apakah orang bingung seperti ini banyak jumlahnya? Sebagian orang, saat mereka hampir mengambil tekad untuk mengorbankan diri mereka bagi Tuhan, naga merah yang sangat besar, si Iblis, datang untuk mencobai mereka dengan berkata, "Gereja Tuhan Yang Mahakuasa itu menculik orang. Jika engkau percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, engkau tidak akan bisa pergi. Jika engkau ingin pergi, mereka akan mencungkil matamu, memotong telingamu, dan mematahkan kakimu." Katakan kepadaku, jika ini benar-benar terjadi, berapa banyak orang di seluruh dunia yang matanya sudah dicungkil dan telinganya sudah dipotong? Pernahkah engkau melihat satu saja kasus seperti ini? Dari semua orang yang telah mengorbankan diri mereka demi Tuhan, pernahkah engkau melihat ada orang yang dipaksa untuk melakukannya karena mereka telah diculik dan tidak bisa pergi? Jika mereka benar-benar diculik, apakah pekerjaan dan khotbah mereka akan efektif? Siapa pun yang berotak akan merenungkan hal ini dan berpikir: "Betul, ini isu yang dikarang oleh PKT, kebohongan yang dikatakan oleh PKT. Iblis si jahat memang pandai menyebarkan isu—bagaimana mungkin aku tidak melihat kebenarannya?" Sebagian orang tidak memercayai kata-kata si naga merah yang sangat besar ini, sementara yang lain takut dan tidak lagi berani mengorbankan diri mereka bagi Tuhan ketika mereka mendengar hal-hal ini. "Aku tidak bisa lagi membaktikan diriku untuk ini. Itu berbahaya; aku bisa kehilangan nyawa!" Kemudian, mereka mundur. Apakah orang-orang ini memiliki kemampuan untuk memahami? Tidak; mereka tidak memiliki pemahaman. Sebagian juga berkata: "Aku melihat bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah firman Tuhan, bahwa firman itu adalah suara Tuhan. Pada dasarnya, aku telah meyakini bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, tetapi organisasi apakah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa ini? Aku belum sepenuhnya meneliti hal ini—aku tidak memiliki pemahaman tentang gereja ini. Apakah mereka benar-benar mampu menculik orang? Jika mereka menculikku, akankah mereka mencungkil mataku dan memotong telingaku?" Di sinilah letak kebingungan mereka. Mereka berkata: "Aku tidak bisa bergabung dengan mereka. Bagaimana jika mereka memang mencungkil mataku dan memotong telingaku? Bukankah aku akan cacat seumur hidup? Gereja Tuhan Yang Mahakuasa masih merupakan organisasi yang tidak dikenal bagiku; aku tidak memiliki pemahaman tentang itu. Namun, pada dasarnya aku yakin tentang firman Tuhan Yang Mahakuasa. Perkataan itu adalah suara Tuhan, dan perkataan itu memiliki kebenaran." Mereka sangat berhati-hati dalam penelitian mereka: Pertama-tama, mereka meneliti firman Tuhan Yang Mahakuasa untuk melihat apakah semua itu adalah firman Tuhan. Setelah mereka menerima bahwa perkataan itu benar-benar adalah firman Tuhan, mereka selanjutnya meneliti apakah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa adalah gereja yang nyata. Mereka berpikir: "Bukankah akan bermasalah jika Gereja Tuhan Yang Mahakuasa adalah organisasi kriminal tetapi firman Tuhan Yang Mahakuasa itu nyata?" Akankah engkau mengatakan bahwa hal itu bahkan mungkin? Jika itu kenyataannya, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa tidak mungkin gereja yang benar. Jika segala sesuatunya seperti yang mereka bayangkan, bahwa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang menyebarluaskan firman Tuhan dan yang menjadi kesaksian bagi Tuhan Yang Mahakuasa adalah organisasi manusia, tetapi tidak terdiri dari orang-orang yang mengikuti Tuhan, bukankah pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa hanyalah suatu kepalsuan? Lalu siapa yang berkhotbah dan menjadi saksi firman Tuhan? Siapa yang menjadi saksi bagi Tuhan Yang Mahakuasa? Bagaimana mungkin Tuhan membiarkan orang dari organisasi kriminal, organisasi manusia, untuk mengagungkan Dia dan menjadi saksi bagi-Nya? Bukankah itu penghinaan terhadap Tuhan? Dapatkah Tuhan mempermalukan diri-Nya sendiri? Sebagian orang tidak dapat memahami masalah ini. Mereka telah mengakui firman Tuhan, tetapi mereka tidak dapat melihat dengan jelas gereja seperti apa sebenarnya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa itu—mereka tidak berani percaya akan hal itu. Mereka berpikir: "Aku tidak ingin berhubungan dengan engkau semua. Apa yang akan aku lakukan jika kalian menculikku?" Orang-orang ini sama sekali tidak sebanding dengan orang-orang kudus yang telah mengorbankan diri mereka demi Tuhan selama berabad-abad. Ketika Tuhan Yesus mengutus orang-orang kudus itu untuk berkhotbah, itu seperti melemparkan domba ke tengah kawanan serigala, tetapi mereka semua berani pergi. Sekarang orang-orang ini jelas tahu bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran dan suara Tuhan, tetapi mereka takut dan khawatir, tidak berani berhubungan dengan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa karena adanya berbagai isu. Bukankah ini mengecewakan bagi Tuhan? Iman manusia yang menyedihkan, orang-orang yang mendengarkan dan memercayai Iblis si jahat adalah tragedi umat manusia.

Adam dan Hawa cukup bahagia di Taman Eden, dengan menaati Tuhan dan mengindahkan suara Tuhan, tetapi apa yang menyebabkan mereka berbuat dosa pada akhirnya? Setelah Tuhan berbicara kepada mereka, Iblis mengucapkan beberapa kata untuk mencobai mereka—mereka percaya pada kata-kata itu dan kemudian berbuat dosa. Mereka pun langsung terputus dari Tuhan—Tuhan tidak lagi berbicara kepada mereka, dan Dia menyembunyikan wajah-Nya dari mereka. Bukankah ini tragedi umat manusia? Setelah mendengarkan firman Tuhan Yang Mahakuasa, beberapa orang berkata, "Oh, ini benar-benar suara Tuhan; ini benar-benar kebenaran. Kata-kata ini sangat praktis, tidak terlalu banyak firman yang diucapkan selama pekerjaan Tuhan Yesus." Seolah-olah mereka sekali lagi kembali ke pelukan Tuhan dalam sekejap mata—mereka merasa bahagia dan puas. Siapa yang akan mengira bahwa pencobaan Iblis akan datang tepat pada saat seperti ini: "Pernahkah engkau mendengar tentang Kilat dari Timur? Itu adalah organisasi kriminal. Jika engkau tidak percaya kepada Injil yang mereka khotbahkan, mereka akan mencungkil matamu dan memotong telingamu. Mereka itu mengerikan! Jika engkau berhubungan dengan mereka, engkau harus berhati-hati. Bagaimanapun juga, jangan jatuh ke dalam perangkap mereka." Pencobaan dari Iblis ini menipu dan mengendalikan mereka, sehingga mereka tidak lagi berani mengorbankan diri bagi Tuhan. Ini disebut "kepandaian seumur hidup hancur karena kebodohan sesaat." Mereka tidak mempertimbangkan apakah pernah ada satu kasus seseorang yang matanya dicungkil dan telinganya dipotong di seluruh daratan Tiongkok. Jika pernah ada, akankah PKT bersikap lunak? PKT tentu akan mengerahkan seluruh media massa untuk mengumumkannya ke seluruh dunia, dan mereka akan berusaha keras menyebarkan berita itu selama berhari-hari. Namun tidak pernah dapat ditemukan satu pun kasus seperti itu—itu hanyalah fiksi. PKT tidak pernah menyia-nyiakan peluang dalam melakukan hal-hal seperti itu, tetapi mereka yang dicobai oleh Iblis tidak mengenali hal ini sebagaimana adanya. Mereka tidak dapat menyadari semua kejahatan yang telah dilakukan PKT selama bertahun-tahun, semua hal mengerikan yang telah mereka lakukan. Tidak ada sedikit pun kebenaran dalam hal-hal yang dikatakan oleh media PKT, tetapi orang-orang ini tidak dapat menyadari hal ini.

Dikutip dari "Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk

ke Dalam Kehidupan, Volume 130"

Beberapa orang bertanya mengapa pemerintahan PKT telah mengecap Kilat dari Timur sebagai sekte sesat.

Kita semua tahu, PKT adalah partai ateis. Mereka melawan Tuhan dan membenci kebenaran. Mereka telah menetapkan gereja dan kelompok-kelompok yang mengimani Tuhan sebagai sekte sesat dan secara terang-terangan mengatakan bahwa Alkitab adalah buku sesat. Fakta ini nyata. Bagaimana mungkin kita tidak menyadari hal ini? Lagipula, bukankah selama bertahun-tahun percaya kepada Tuhan Yesus kita telah banyak dianiaya? Bukankah banyak pengkhotbah dan orang Kristen dianiaya sampai mati dan dipenjarakan oleh mereka? Bagaimana mungkin kita masih mendengarkan rumor dari pemerintahan PKT? Jika menyangkut perbedaan antara sekte sesat dan agama yang baik, ini tidak bisa dibedakan oleh orang atau partai politik yang ingin membedakannya, juga tak bisa ditetapkan oleh negara atau undang-undang dasar. Agama yang baik adalah hal positif yang bermanfaat bagi manusia. Sekte sesat adalah hal negatif yang merusak manusia. Jika kita ingin menentukan apakah suatu gereja merupakan agama yang baik ataukah sekte yang sesat, itu haruslah didasarkan pada fakta apakah itu merupakan hal yang positif atau negatif. Gereja yang berasal dari Tuhan dan dibentuk dari pekerjaan Tuhan merupakan agama yang baik. Segala yang berasal dari Iblis dan pekerjaan roh jahat adalah sekte sesat. Pemerintah PKT adalah rezim jahat paling melawan Tuhan dan membenci kebenaran. PKT-lah sekte sesat yang sesungguhnya. Mereka tidak berhak mengomentari iman kepada Tuhan, dan tidak layak mengecam kelompok atau gereja mana pun yang berkeyakinan agama.

Beberapa orang mengikuti PKT dalam mengutuk Kilat dari Timur sebagai sekte sesat karena pemerintahan PKT menganiaya Kilat dari Timur dengan lebih kejam daripada terhadap denominasi lain. Apakah sudut pandang ini sesuai dengan kebenaran? Pemberantasan Kilat dari Timur yang dilakukan rezim iblis PKT paling keras, tidak masuk akal. Ini cukup untuk membuktikan bahwa PKT paling takut terhadap kebenaran dan paling membenci Tuhan. Selama bertahun-tahun, gereja rumah dan gereja bawah tanah di Tiongkok terus dikecam, dianiaya, dan diburu oleh rezim PKT. Apakah kita harus menyangkal bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan yang benar dan jalan yang benar? Kita sudah lama percaya kepada Tuhan. Tidak dapatkah kita memahami yang sebenarnya mengenai hal ini? PKT selalu memelintir kebenaran dan memutarbalikkan benar dan salah. Ini hakikat Iblis, si setan. Apakah kita masih tidak dapat membedakan antara agama yang baik dan sekte yang jahat? Gereja yang mengimani Tuhan yang benar adalah agama yang baik. Semua yang percaya kepada ilah palsu, roh jahat, atau Iblis, si setan, adalah sekte sesat. Semua yang mendukung paham kesesatan yang menyangkal dan melawan Tuhan, seperti ateisme dan evolusi, adalah sekte sesat. Sekarang, PKT paling keras mengecam dan memberantas Kilat dari Timur. Seluruh dunia bisa melihatnya dengan sangat jelas. Jika orang bisa membedakan, mereka harusnya paham apa yang paling ditentang dan dibenci rezim ini, dan jadi yakin mana jalan yang benar. PKT paling muak pada kebenaran dan paling takut orang menerima kebenaran. Itulah sebabnya, mereka gencar melawan Tuhan. Di akhir zaman, hanya Tuhan Yang Mahakuasa yang menyatakan kebenaran untuk menyelamatkan manusia, hanya Tuhan Yang Mahakuasa yang bekerja untuk menyelamatkan dan menyucikan manusia. Bukankah ini fakta? Dengan begitu, kita bisa mengerti mengapa PKT paling benci kepada Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dan paling menentang Tuhan. Semua yang menantikan penampakan Tuhan harus membuka mata dan melihat siapa yang melakukan pekerjaan penghakiman di akhir zaman!

Dikutip dari "Pertanyaan dan Jawaban Klasik

mengenai Injil Kerajaan"

Apakah mudah bagi manusia untuk memperoleh kebenaran? Jika seseorang tidak dapat memahami masalah yang mereka hadapi, itu karena mereka tidak memiliki kebenaran. Jika seseorang mampu memahami hal-hal yang mereka hadapi, jika tidak ada apa pun yang berdampak terhadap mereka dalam mengikuti atau menyembah Tuhan, maka mereka memiliki kebenaran. Jika sesuatu terjadi pada dirimu dan engkau menjadi pasif, engkau mengembangkan gagasan-gagasan, jika engkau meragukan Tuhan, atau jika engkau mampu mengkhianati Tuhan, maka engkau tidak memiliki kebenaran. Engkau tidak akan mampu memahami apa pun yang terjadi pada dirimu, karena engkau buta dan tidak memiliki pengetahuan akan Tuhan! Mereka yang tidak mengenal Tuhan memiliki terlalu banyak masalah, bukan? Bukankah mereka yang tidak mengenal Tuhan sulit untuk dihadapi? Apakah orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan akan Tuhan mampu mengikuti Dia hingga akhir? Itu pastinya bukan tugas yang mudah! Mereka yang tidak punya pengetahuan akan Tuhan dapat menentang, menyangkal atau mengkhianati Dia kapan saja. Bahaya pengkhianatan mereka terhadap Tuhan adalah 100%! Apakah engkau sekarang ini berkemungkinan besar mengkhianati Tuhan? Bukankah engkau semua berkemungkinan besar melakukan hal ini? Engkau harus melakukan pendekatan terhadap apa pun dengan berprinsip, dan memahami serta mengenal Tuhan bukanlah hal yang sederhana. Jika engkau tidak memahami Tuhan, jika engkau tidak memiliki pengetahuan akan Dia, engkau akan mudah percaya kebohongan Iblis. Apa sebutan kita bagi mereka yang memercayai apa pun yang dikatakan oleh si naga merah yang sangat besar, atau apa pun yang dikatakan oleh lingkaran-lingkaran keagamaan? Orang-orang bodoh! Dari mana kata-kata itu berasal? Kata-kata itu berasal dari mulut si Iblis, tetapi engkau tetap saja percaya kepadanya. Bukankah engkau ini bodoh? Engkau telah jatuh ke dalam jebakan Iblis—Iblis telah menyihirmu. Jika engkau tidak memercayai firman Tuhan, jika engkau tidak memercayai kekudusan dan kebenaran Tuhan, jika engkau tidak percaya bahwa Tuhan adalah kebenaran tetapi sebaliknya percaya pada kata-kata Iblis, ini namanya buta! Bukankah Tuhan-lah yang engkau percayai? Jika engkau percaya bahwa kata-kata Iblis benar, bahwa kata-kata itu mungkin terjadi, dan dapat dipercaya, maka siapa sebenarnya yang engkau percayai, Tuhankah atau Ibliskah? Bukankah seseorang dapat berkata bahwa dari luar engkau percaya kepada Tuhan, tetapi sebenarnya hal yang paling engkau percayai tetaplah si Iblis? Apakah engkau semua percaya bahwa ada kebenaran yang dapat keluar dari mulut Iblis? Engkau semua berkata bahwa engkau tidak percaya. Jadi bagaimana kita dapat menjelaskan kenyataan ini? Seseorang berkata "Engkau tidak dapat membuat dompet sutra dari telinga sapi." Itu adalah kata-kata mutiara yang benar. Begitu engkau sudah benar-benar memahami artinya, engkau akan tahu bahwa kebenaran apa pun tidak pernah dapat diucapkan dari mulut Iblis. Ada beberapa orang yang hanya memahami doktrin, yang tidak berguna sama sekali di sini, karena begitu Iblis mengatakan sesuatu mereka akan memercayainya lagi: "Hei! Itu bisa saja benar!" Maka habislah mereka! "Engkau tidak dapat membuat dompet sutra dari telinga sapi." Kebenaran tidak pernah dapat keluar dari mulut Iblis. Apa pun yang datang dari mulut Iblis akan selalu berupa kebohongan dan rumor; akan selalu membuat tuduhan palsu, memutarbalikkan, merusak nama baik, dan memfitnah hal-hal yang positif! Apakah engkau percaya bahwa hal ini benar? Jika banyak orang mulai kembali memfitnah, menyebarkan rumor dan membuat tuduhan palsu terhadap Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, apa yang akan engkau lakukan? Akankah engkau mampu melihat bahwa semua ini hanyalah kebohongan belaka, akankah engkau mampu mengabaikan segala perkataan mereka, akankah engkau mampu menolaknya di dalam hatimu? Engkau harus dapat menolak hal-hal ini. Apa pun yang engkau dengar, engkau harus terlebih dahulu memperoleh kejelasan mengenai asal muasal perkataan itu. Jika kata-kata itu keluar dari mulut Tuhan, maka itu adalah kebenaran. Jika kata-kata itu diucapkan oleh manusia yang dipakai oleh Roh Kudus, maka kata-kata tersebut dapat dipercaya. Jika itu adalah kata-kata yang diucapkan oleh orang tidak percaya, oleh orang-orang beragama atau oleh si naga merah yang sangat besar, maka kata-kata itu tidak dapat dipercaya. Engkau harus seketika itu juga menolaknya; jangan menerimanya. Bahkan seandainya ada setitik kebenaran, itu tetaplah kata-kata yang memutarbalikkan fakta, dan tuduhan palsu serta pencemaran nama baik. Bagaimana perasaan engkau semua mengenai "insiden Zhaoyuan?" Ini adalah tentang si naga merah yang sangat besar yang berupaya menjebak, mencemari nama baik dan memerangkap Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Orang-orang yang terlibat sama sekali tidak percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Beberapa di antara mereka bersekongkol dengan Kristus palsu; mereka percaya kepada Kristus palsu dan secara khusus menentang rumah Tuhan. Orang-orang itu adalah antitesis bagi rumah Tuhan. Mereka dikuasai oleh roh-roh jahat. Bagaimana mungkin mereka bisa dianggap sebagai bagian dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa? Mereka sama sekali bukan bagian dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan tidak ada seorang pun di rumah Tuhan yang mau mengakui mereka. Segala sesuatu ditentukan oleh apakah seseorang itu benar-benar memiliki pengetahuan yang sejati dan pemahaman akan Tuhan. Jika satu-satunya yang engkau pahami adalah sedikit doktrin dasar, itu tidak akan berguna, karena tidak dapat menggantikan pengetahuan yang sejati akan Tuhan. Hanya dengan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang benar akan Tuhanlah engkau tidak akan jatuh ke dalam tipu daya Iblis, dan hanya pada saat itulah engkau akan dapat menolak semua kebohongan Iblis. Hanya saat itulah engkau dapat menang atas godaan Iblis.

Dikutip dari "Khotbah dan Persekutuan Tentang Firman Tuhan

'Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III' (I)"

dalam "Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk

ke Dalam Kehidupan XI"

Sebelumnya:Pertanyaan 40: Tuhan Yang Mahakuasa, Kristus pada akhir zaman, menyatakan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman-Nya untuk menyucikan dan menyelamatkan umat manusia, tetapi Ia masih menghadapi pertentangan keras dan tindakan brutal dari dunia keagamaan dan pemerintah Komunis Tiongkok (PKT). Pemerintahan PKT bahkan memobilisasi semua media dan kekuatan bersenjata mereka untuk mengutuk Kristus, menghujat melawan Dia, menangkap dan memusnahkan Dia. Ketika Tuhan Yesus lahir, Raja Herodes mendengar bahwa "Raja Israel" telah lahir dan ia memerintahkan semua anak laki-laki di Betlehem yang berumur di bawah dua tahun dibunuh; ia lebih memilih untuk membunuh sepuluh ribu bayi dibandingkan membiarkan Kristus hidup. Tuhan telah berinkarnasi untuk menyelamatkan umat manusia; jadi, mengapa dunia keagamaan dan pemerintah ateis secara keras mengutuk dan menghujat penampakan dan pekerjaan Tuhan? Mengapa mereka memanipulasi kekuasaan seluruh negara dan tidak ragu-ragu memaku Kristus ke kayu salib? Mengapa umat manusia begitu jahat dan mengapa mereka begitu membenci Tuhan serta bertekad keras melawan Dia?

Selanjutnya:Apa yang dimaksud dengan penghakiman?

media terkait