Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

200 Penghakiman Tuhan Telah Menyelamatkanku

1

Tanpa keselamatan Tuhan melalui penghakiman, kepercayaanku akan tetap samar dan abstrak. Berpegang teguh pada gagasan agamawi, hatiku diselubungi kabut yang tidak dapat kuhindari. Berbuat dosa, mengaku dosa hari demi hari, aku tidak mampu menyingkirkan belenggu dosa. Aku selalu berbohong dan menipu tetapi aku berharap diangkat ke dalam kerajaan surga. Firman penghakiman Tuhan pada akhir zaman telah menyadarkan hatiku yang tidak berperasaan. Aku dengan jelas memahami bahwa upaya dan penderitaanku bagi Tuhan hanyalah untuk mendapatkan berkat. Aku melakukan transaksi dengan Tuhan, aku tidak memiliki hati nurani atau nalar. Dipenuhi dengan rasa malu, aku bersujud di hadapan Tuhan dan menerima penghakiman-Nya dengan gembira.

2

Menjalani penghakiman di hadapan takhta Kristus, aku telah merasakan kasih sejati Tuhan. Meskipun aku mengalami banyak penderitaan dan pemurnian, hatiku tabah dan damai. Penghakiman dan hukuman menyucikan watakku yang rusak. Aku telah mendapatkan kebenaran dan menerima keselamatan Tuhan yang besar. Ujian tungku perapian melunakkan hatiku, itu sangat bermanfaat bagi hidupku. Aku sangat menyadari bahwa mengalami ujian adalah berkat Tuhan. Watak-Nya yang benar begitu indah, Dia layak menerima pujian kekal. Aku bersyukur penghakiman Tuhan telah memungkinkan aku menjalani kehidupan yang bermakna.

Iringan

Penghakiman dan hajaran Tuhan telah membawaku ke jalan yang benar dalam kehidupan manusia. Setiap hari aku menikmati firman Tuhan dan hidup di hadapan Tuhan. Dengan kebenaran sebagai hidupku, watakku diubahkan. Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup, aku akan selamanya mengasihi dan memuji Tuhan.

Sebelumnya:Saat Kubangun dalam Kekaburan

Selanjutnya:Bangunnya Seorang Penjilat

MediaTerkait